oleh

7 Titik Kawasan Tanpa Rokok

bandungekspres.co.id, NGAMPRAH – Mulai 2017 mendatang, Pemkab Bandung Barat resmi menetapkan 7 titik Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan, tempat kegiatan belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok yang ditetapkan sejak 10 Juni 2016.

Bupati Bandung Barat Abubakar menegaskan, Perda ini lahir untuk melindungi masyarakat yang tidak merokok saat berada di tempat umum. Bahkan, di sejumlah akan diberi label (KRT) untuk menandakan kawasan tersebut tanpa rokok.

”Efektif diberlakukan pada 2017 mendatang setelah perbupnya keluar. Saat ini kami melakukan sosialisasi terlebih dahulu,” kata Abubakar seusai sosialisasi KTR di Ballroom Gedung Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, kemarin (27/9).

Diungkapkannya, Perda ini akan didukung dengan peraturan bupati (perbup) yang saat ini masih dalam rancangan. Peraturan tersebut bukan berarti melarang merokok. Namun, peraturan dibuat untuk membatasi perokok agar tidak merokok di tempat-tempat umum.

”Merokok itu hak pribadi, tapi hargai juga mereka yang tidak merokok,” ungkapnya.

Sehingga nanti akan ada ruang atau area yang diperbolehkan untuk merokok. ‪Penerapan peraturan tersebut, menurut Abubakar, akan dimulai di lingkungan Kantor Pemkab Bandung Barat. Di setiap ruangan, ia minta untuk tidak disediakan asbak untuk para perokok.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga