Segera Kucurkan Dana Darurat!

Segera Kucurkan Dana Darurat!
IQBAL GHOZALI/RADAR GARUT
TINJAU BANJIR GARUT: Gubernur Jawa Barat beserta Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal Hadi Prasojo (kanan) meninjau RSUD dr Slamet Garut yang terendam banjir bandang, kemarin (21/9) dini hari.
0 Komentar

Di bagian lain, rumah Anggota DPRD Kabupaten Sumedang lululantah diterjang longsor. Kejadian terjadi pada Selasa (20/9) sekitar pukul 21.00-22.00. Beruntung tidak ada korban jiwa, seperti yang terjadi di lingkungan Cimareme, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Sumedang Selatan.

Korban longsor, H Uu Rukmana Anggota komisi D DPRD Kabupaten Sumedang, di Dusun Ciherang RT 02/RW 03, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, tampak sedih ketika menceritrakan kejadian yang hampir menimpa kelurganya. ”Saya kebetulan lagi di Hambalang, Bogor. Istri dan anak saya yang ada di rumah. Mereka sedang tidur, tapi pas kejadian, mereka dibangunkan warga dengan cara rumah saya dilemparin batu,” katanya kemarin.

Uu menjelaskan, rumah yang terkena longsor itu ada tiga dengan dengan total penghuni 15 orang. ”Alhamdulillah semua selamat. Hanya barang-barang dan empat motor saja yang rusak karena tidak sempat terselamatkan,” tuturnya kepada Jabar Ekspes.

Baca Juga:Garut Disapu Gelombang, 23 Orang Tewas, 14 Orang HilangYakin Rengkuh Juara Umum

Hingga kini, pihak kepolisian yang dibantu TNI dan Satpol PP, tengah berusaha untuk mengevakuasi reruntuhan yang menimpa jalan.

Sementara itu, warga Dusun Ciherang, RT 02/RW 03, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, terus dihantui rasa takut. Mereka lebih memilih untuk mengungsikan diri ketempat yang lebih aman, di Gor Tadjimalela, Sumedang Kota.

”Dari semalam warga sudah panik. Awalnya kita kumpul di depan Indomart. Karena kondisi tanah itu bergetar kencang,” kata salah seorang warga sekitar, Galung, 30, kepada Jabar Ekspres, kemarin.

Lalu, Galung mendapat kabar dari warga lainnya jika mata air yang berada di blok Samplang sudah pecah dan longsor yang menuju ke arah bawah.

”Iya itu udah keliatan longsor dan menuju ke bawah. Makanya kami memilih untuk mengungsi. Kalau keluarga saya sudah langsung saya ungsikan dari semalam. Ini saya membantu tetangga saya untuk mengungsi juga,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, warga lainnya ikut panik dan memilih untuk mengungsi sementara waktu. ”Iya, kami sekarang memilih untuk mengungsi saja. Khawatir ada longsor susulan. Alhamdulillah kita dibantu sama pihak kepolisian, jadi kami merasa cukup tenang,” sebutnya. (dn/eri/bay/rie)

0 Komentar