oleh

TNI AU Butuh Tambahan Pesawat Tempur

bandungekspres.co.id, LEMBANG – Konflik di wilayah perbatasan meningkat, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU ) minta tambah pesawat tempat. Terutama di Medan, Kalimantan, Papua dan beberapa wilayah perbatasan lainnya. Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Jemi Trisonjaya, hal itu dilakukan untuk meningkatkan pengamanan di seluruh nusantara.

”Tambahan pesawat ini mulai dari pesawat tempur sampai helikopter, ” ucap Jemi kepada wartawan usai acara serah terima jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau) di Lapangan Walet Seskoau Lembang, Jumat (26/8).

Baca Juga:  Terungkap, Oknum TNI yang Gabung KKB Papua Baru Berusia 24 Tahun

Jemi menyebutkan, idealnya untuk setiap titik di perbatasan nusantara, dibutuhkan satu skadron (14 pesawat) tempur. Hal ini untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan di beberapa titik perbatasan dengan negara lain.

”Pada intinya lebih banyak lebih bagus,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjut dia, semuanya dikembalikan terhadap ketersediaan anggaran. Khusus tahun ini, ada tambahan pesawat baru, terutama pesawat tempur dan helikopter angkut. Menurutnya, saat ini sedang dalam proses pembelian.

Baca Juga:  Batch Ketiga Vaksin AstraZeneca Sebanyak 1 Juta Dosis Tiba di Indonesia

Disinggung banyak pesawat jatuh, Jemi membantah disebabkan minimnya pemeliharaan. Pesawat yang sering jatuh disebabkan banyak faktor. Mulai dari faktor medan hingga cuaca/alam.

”Karena untuk pemeliharaan kita sudah terjadwal,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga