Menanggapi fenomena investasi bodong ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengakui investasi ilegal banyak tumbuh di masyarakat. Hal ini terjadi karena pola pikir dalam berusaha dengan cara praktis dan cepat. ”Maka tidak salah banyak masyaralat tergiur menjadi korban,” ungkap Heryawan.
Pria yang akrab disapa Kang Aher ini berpendapat, perlu penyadaran dari semua pihak. Salah satunya melakukan sosialisasi dan komitmen dalam penegakan hukum.
”Perlu penyadaran agar lebih rasional dalam berinvestasi. Jangan pernah mau diiming-iming hasil menguntungkan yang muluk-muluk,” kata dia.
Baca Juga:Emil Responsif terhadap Pengaduan Proses PPDBYamaha Engineering School Angkatan Ke-10 Dibuka
Sementara itu, komitmen pembentukan Tim Satuan Tugas Waspada Investasi tersebut ditandatangani langsung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kepala Kanwil Regional 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabar Sarwono, Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito, Kajati Jabar Setia Untung Ari Muladi, serta Ka Kanwil Depag Jabar Ahmad Buchori. (yah/dn/rie)
