Agus menilai, seharusnya jalan tersebut dibuatkan jembatan agar jalan menjadi rata dan mengurangi tingkat potensi kecelakaannya.
Sementrara itu, jalur Jalan Nasional Cirebon-Bandung, kini masih rusak dan berlubang. Pantauan di Jabar Ekspres, lokasi yang berlubang berada di ruas antara Dusun Bantargintung, Desa Karyamukti hingga Desa Tolengas, Kecamatan Tomo. Lubang-lubang kecil tetapi cukup dalam menghiasi ruas jalan tersebut. Kedalaman lubang sendiri berkisar antara 10-20 sentimeter. Lubang itu sendiri terdapat di beberapa titik di ruas Bantargintung- Tolengas.
Kerusakan terparah terdapat di Dusun Bantargintung, Desa Karyamukti Kecamatan Tomo. Kerusakan juga menyebabkan pengendara lebih memilih jalur yang masih baik dibandingkan jalur yang rusak. Sehingga, arus lalu lintas harus diatur oleh warga untuk menghindari kecelakaan.
Baca Juga:Dompet Dhuafa Jabar Tebar Senyum RamadhanAA Terancam Hukuman Seumur Hidup
Seorang warga, Heryatna mengatakan jalan mengalami perbaikan baru sekitar lima bulan lalu. Tapi, jalan sudah kembali mengalami rusak dan berlubang di beberapa titik. ”Lubang-lubang hampir ada di setiap titik ruas Bantargintung – Tolengas. Lubang-lubang tersebut dapat mengakibatkan kecelakaan,” kata Heryatna, kemarin.
Heryatna menambahkan, apalagi sekarang memasuki bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sebutnya, arus lalu lintas akan meningkat karena banyak warga yang mudik menggunakan roda dua. Menurutnya, pemeliharaan harus dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
”Lubang-lubang harus ditambal agar jalan kembali mulus untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Selama ini lubang tersebut yeng kerap menyebabkan kecelakaan,” jelasnya. ”Sayangnya, hingga kini belum ada perbaikan,” tukasnya. (nit/kos/atp/eri/rie)
