oleh

Suguhkan Kolaborasi Karya dengan Seniman Perancis

Dalam acara Gunungan tahun ini, kata dia, akan ada pertunjukan kolaborasi antara seniman Indonesia dengan seniman Prancis. Mereka akan menampilkan pertunjukan wayang layang berjudul The Bird (burung).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, wayang layang berjudul The Bird sendiri adalah pertunjukan wayang layang yang diiringi oleh alunan musik etnik kontemporer. Adapun seniman dan pemusik yang terlibat dalam pertunjukan ini, di antaranya Les Remouleurs, Olivier Vallet, Anne Bitran, Galia Vallet, Herry Dim, Ibrahim Adi, Wukir Suryadi, Rully Shabara Senyawa, Rangga Jadoel dan Sugeng Utomo.

”Kolaborasi ini tentunya akan menghasilkan karya yang spektakuler dan menjadi sejarah kolaborasi seniman dibeda negara,” paparnya.

Untuk menciptakan karya ini, kata Raymond, para seniman Prancis ini sudah melakukan proses residensi di Yogyakarta selama 2 bulan. Persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari untuk menampilkan karya seni yang luar biasa. ”Dengan berbagai penampilan dalam acara ini diupayakan akan memberikan inspirasi serta menampilkan karya seni yang mampu memiliki nilai-nilai yang luar biasa,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung Dani Sumarna, 34, mengaku bangga dan terhibur dengan berbagai penampilan para seniman baik dalam negeri maupun luar negeri. Apalagi, kata dia, penampilan seniman antara kedua negara ini memberikan karya seni yang luar biasa. ”Kita jarang melihat adanya perpaduan antara seniman Indonesia dengan luar. Penampilan kali ini menjadi sejarah agar ke depan pertunjukan seperti ini harus terus dilakukan,” paparnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.