oleh

Pergeseran Tanah di di Kampung Dengkeung, BPBD Tunggu Kajian Geologi

bandungekspres.co.id, NGAMPRAH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Badung Barat masih menunggu hasil kajian dari Badan Geologi terkait dengan pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Dengkeung RT 01/RW 12, Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, yang mengakibatkan enam rumah rusak berat, tiga rumah rusak sedang, dan tiga rumah rusak ringan. ’’Kami masih menunggu hasil kajian dari Badan Geologi apakah nantinya memang tempat itu masih layak atau tidak. Jadi, kami akan melakukan langkah sesuai dengan rekomendasi dari Geologi tersebut,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat Rony Rudyana, di Ngamprah, kemarin.

Baca Juga:  Berulah Lagi, Kali Ini KKB Aniaya Tukang Bakso

Kendati masih menunggu dari Badan Geologi, pihaknya terus mengupayakan untuk keselamatan warga di sekitar area tersebut. Bahkan, dirinya mengimbau kepada warga untuk tidak berada di dalam rumah manakala turun hujan deras. Intensitas hujan tinggi dikhawatirkan dapat memicu bertambah luasnya pergerakan tanah yang sudah melanda perkampungan tersebut.

Saat ini, tak jauh dari  lokasi bencana sudah didirikan dua tenda penampungan sementara. Untuk sementara warga masih bisa tinggal di rumahnya, hanya jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi harus mengungsi. Berdasarkan laporan dari Pemerintahan Desa Wangunsari bahwa 32 kepala keluarga (KK) sudah siap untuk direlokasi. ’’Memang kalau hujan deras warga diminta untuk keluar rumah. Karena khawatirnya pergerakan tanah akan semakin luas dan mengancam keselamatan warga,’’ ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga