HPN 2016 Diklaim Termegah

HPN 2016
HARI PERS: Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menjadi keynote speaker pada acara Refleksi Pers Nasional menjawab tantangan pembangunan Poros Maritim, di Hotel Lombok Raya, NTB Senin (8/2).
0 Komentar

Pers Garda Terdepan dalam Pembanguan Bangsa

bandungekspres.co.id– Perhelatan peringatan Hari Pers Nasional 2016 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai banyak pihak menjadi yang termegah sepanjang masa. Selain ada terobosan baru dengan menggelar kali pertama Sail Journalist, euforia para insan pers dan sambutan masyarakat NTB begitu luar biasa. Hal itu seperti diungkapkan Rizal Ramli, Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Sumber Daya, ketika memberikan sambutan pada acara Refleksi Pers Nasional, di Lombok Raya Hotel, Mataram, NTB, Senin (8/9) kemarin.

”Pers yang merdeka itu penting sekali. Sekarang pers tidak lagi direpresi, tetapi sudah bebas. Pers sekarang menjadi partner pemerintah karena pemberitaan pers berpengaruh terhadap opini publik,” ujarnya seraya memuji pelaksanaan peringatan Hari Pers Nasional kali ini begitu semarak. Karena mulai landing di Lombok sampai ke hotel tempat Rizal Ramli menginap promosi, umbul-umbul HPN begitu ramai.

Apresiasi Menko Maritim akan pelaksanaan HPN kali ini lebih bersemangat dari momen-momen sebelumnya juga diamini Gubernur NTB Muhammad Zainal Majdi. Pihaknya memang begitu bersemangat ketempatan sebagai pelaksanaan peringatan Hari Pers Nasional. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang promosi besar-besaran bagi kebangkitan NTB sebagai salah satu destinasi wisata dunia. Persiapan infrastruktur, akomodasi sampai tempat-tempat wisata ditata sedemikian rupa. Beberapa destinasi yang tengah menunggu investor pun terlihat bersih.

Baca Juga:Mewujudkan Infrastruktur, Pendidikan dan KesehatanHilangkan Sekat Antara Tionghoa dan Pribumi

”Saya pernah ikut pada HPN Batam tahun lalu, saya bisa memastikan pelaksaksaan di Lombok lebih meriah. Kami mempersiapkan segala sesuatunya dengan penuh semangat,” aku Gubernur berkacamata itu.

Lebih lanjut dia mengatakan, begitu senang dikunjungi para jurnalis yang akan memberitakan wilayah yang dipimpinnya ke berbagai penjuru. Dia menyebutkan profesi jurnalis adalah pekerjaan mulia. Pasalnya, hampir semua kegiatan dan profesi merasa diuntungkan oleh pekerjaan jurnalis.

”Misalnya para petani, bisa tahu informasi mengenai harga komoditas, musim tanam dari media massa. Begitu juga nelayan, pelajar, mahasiswa, PNS, TNI, Polri, semua profesi yang tidak saya bisa sebutkan satu persatu itu banyak dapat info dari media,” urai pria yang biasa disapa dengan Tuan Guru Bajang itu.

0 Komentar