[tie_list type=”minus”]Aktivitas di Dalam tetap Berjalan[/tie_list]
bandungekspres.co.id– Jalan masuk menuju lokasi penggalian pasir di kawasan RW 16 dan sebagian RW 17 Kampung Batu Gajah Desa Jelegong Kecamatan Kutawaringin diblokir warga. Penutupan jalan menuju lokasi itu dipicu oleh tidak adanya realisasi kompensasi kepada warga terkait proyek tol Seroja.
Pemblokiran itu sendiri, tidak berlangsung lama. Meski demikian, suasana di kawasan itu mencekam. Sebab, pengembang ngotot tidak bisa menghentikan aktivitas karena dikejar target pengerjaan proyek.
Baca Juga:KBB Siap Pecahkan Rekor PesertaKodam III/Siliwangi Kejar Target Satu Juta Jamban
Salah satu tokoh warga setempat, Oden mengatakan, penutupan oleh warga tersebut dilakukan karena kesal atas janji kompensasi yang belum juga terrealisasi. ”Kalau memang janjinya ditepati mungkin warga juga takkan semarah ini. Makanya kita ingin akan kesepakatan dulu antara pengembang dengan warga,” tuturnya.
”Kami tak mau pihak pengembang mewakilkan kepada salah satu orang kepercayaannya. Sebab, ini menyangkut jati diri dan wibawa warga kami,” tutur Oden kemarin (18/12).
Kepala Desa Cilame Kecamatan Kutawaringin Alo Sobirin mengatakan, pengembang menjanjikan akan memberikan uang bising kepada pihak desa yang dilintasi. Namun hingga kini, jangankan pemerintah desa, warga yang benar-benar terkena dampak pun tak digubris.
”Kami juga pernah dijanjikan namun buktinya mana. Jadi yang kami khawatirkan itu warga menagihnya ke pihak desa atau bahkan ada suudzon warga jangan jangan pemerintah desa menggelalpan uang kompensasi itu,” terang Alo kemarin.
Warga yang turun ke jalan kemarin tak lagi menghiraukan aparat yang akan melerainya. Bahkan ibu ibu dan warga lainnya membentangkan tali dan sejumlah kayu di jalan yang kendaraan proyek milik pengembang PT JBK tersebut.
Dari pantauan, sejumlah aparat kepolisan pun berjaga-jaga di lapangan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
Kapolres Bandung AKBP Erwin Kurniawan mengaku akan memfasilitasi warga dengan pengembang agar situasi dan kondisi di lapangan berlangsung kondusif.”Kami telah perintahkan agar difasilitasi. Sehingga warga dan pengembang menemui jalan kesepakatan itu,” ujarnya. (gun)
