Sebanyak 44 orang dipilih untuk mengikuti program ini. Agus mengakui bahwa lima hari memang bukan apa-apa untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang begitu rumit. ’’Tetapi harus saya akui, implikasinya luar biasa, paling tidak bagi saya sendiri,’’ tandasnya. (tam)
Berkomitmen Membentuk Karakter Guru Penyayang

JALIN KEAKRABAN: Agus Susilohadi saat mengunjungi SD Nakawara di Ende, NTT. Kunjungan ini sekaligus memonitor aktivitas guru SM-3T di sana.