Sementara itu, kepala Basarnas Kantor SAR Bandung Anggit M Satoto menjelaskan, pihaknya bersama BPBD Kabupaten Bandung bekerja sama dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM).
”Basarnas memantau pemetaan rawan bencana, kapasitasnya, kemudian sumber daya manusianya sudah cukup apa belum. Pelatihan ini untuk mempersiapkan diri dalam hal kedaruratan,” jelasnya.
Anggit mengungkapkan, sebagian pegawai di BPBD Kabupaten Bandung bertugas di bidang administrasi dan logistik. Dengan jumlah tim SAR yang terbatas di BPBD, dibutuhkan lebih banyak petugas SAR untuk menandingi wilayah Kabupaten Bandung yang sangat luas.
Baca Juga:KBB Bebas MalariaPelelangan Harus Tepat Waktu
Menurut dia, selain potensi banjir di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan Solokanjeruk, katanya, Kabupaten Bandung memiliki kawasan rawan longsor di Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali, Kutawaringin, Kertasari, dan Pangalengan. (yul/rie)
