Dijelaskannya, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran Gedung B Mapolda Jateng. Selain kerugian berkas-berkas penting yang ludes terbakar, dalam kejadian kebakaran tersebut juga meludeskan sebanyak 73 motor dan 3 motor rusak parah. ’’Totalnya 76 motor yang terbakar di lokasi parkir,’’ katanya.
Saat kejadian, di lokasi parkir terdapat ratusan motor terparkir. Ratusan motor tersebut di antaranya milik para anggota Polda Jateng, pegawai sipil, dan beberapa di antaranya motor barang bukti. ’’Selain itu, ada sebanyak 74 tahanan di ruang Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) dievakuasi. Para tahanan kami titipkan ke Polrestabes Semarang. Ruangan Tahti tidak terbakar, tapi untuk antisipasi keselamatan, mereka kami pindahkan,’’ terangnya.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jateng Brigjen Pol Musyafak yang juga menjadi saksi mata mengatakan, saat itu ia usai memimpin rapat di ruang Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jateng. Di ruang lain, yakni aula Mapolda Jateng juga ada kegiatan Rakor Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polda Jateng.
Baca Juga:Dipercaya untuk Tidak Mendekati BisnisKorban Asal Cimahi Tambah 3 Orang
’’Kebetulan saya usai memimpin rapat di Gedung B Lantai 3 di ruang SDM. Sekitar pukul 11.00, tiba-tiba lampu padam. Sempat ada suara kemrasak, api muncul dari lubang lampu ruangan, asap masuk ruangan. Rapat langsung saya bubarkan,’’ ungkapnya.
Saat ditanya mengenai penyebab kebakaran, Musyafak mengaku belum bisa memastikan. Namun demikian, ada kemungkinan terjadi hubungan arus pendek atau korsleting jaringan listrik. ’’Kalau dugaan, ada kemungkinan terjadi korsleting listrik, ini dugaan lho,’’ katanya.
Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali mengatakan, pascakebakaran yang akan dilakukan adalah melakukan identifikasi penyebab kebakaran. Selain itu, untuk sementara beberapa satuan kerja (satker) akan ditempatkan di Gedung Wisma Perdamaian, kawasan Tugu Muda.
’’Langkah utama kita pemadaman lokasi kebakaran yang masih mengepul. Setelah selesai kita akan dilakukan penyelidikan penyebab kebakaranya apa? Ada empat bagian utama yang terbakar, yakni ruang personel perencanaan, pengawasan, intelijen, dan keuangan. Nanti ruangan mereka akan kita ungsikan ke Wisma Perdamaian. Belum diketahui jumlah kerugian akibat kebakaran,’’ ujar Nur Ali. (amu/ewb/aro/hen)
