Gedung B Mapolda Jateng Ludes Terbakar

Gedung B Mapolda Jateng Ludes Terbakar
0 Komentar

’’Hampir semua berkas, data, arsip di ruang intel terbakar. Api membesar dalam waktu sangat cepat, kurang lebih 10 menit sudah merembet ke seluruh Gedung B,’’ kata salah seorang anggota Intel Polda Jateng di lokasi kejadian.

Lantai 1 di gedung tersebut digunakan untuk kantor Direktorat Intelkam Polda Jateng, dan Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rorena). Lantai 2 digunakan sebagai kantor Inspektorat Pengawas Daerah (Itwasda). Sedangkan di lantai 3 digunakan kantor Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jateng.

Kepala Bidang Operasional Dinas Kebakaran Kota Semarang Sumarsono mengatakan, pihaknya menerjunkan sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran. ’’Kami di-back up dari Kendal 2 unit, Kabupaten Semarang 2 unit, dan Demak 2 unit. Totalnya 30 unit mobil pemadam,’’ ujarnya.

Baca Juga:Dipercaya untuk Tidak Mendekati BisnisKorban Asal Cimahi Tambah 3 Orang

Dijelaskannya, api membakar seluruh ruangan di gedung B berlantai 3. Dalam insiden kebakaran tersebut, pihaknya berusaha melakukan antisipasi agar api tidak merembet ke Gedung A dan Gedung C.

’’Posisi gedung B berada di tengah-tengah. Kami berupaya melokalisasi api biar tidak menjalar ke Gedung A dan C. Gedung A sendiri merupakan ruang kerja Pak Kapolda. Jembatan penyambung antara Gedung A dan Gedung B terdapat aula yang juga terbakar,’’ katanya.

Pihaknya membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam untuk memadamkan api. Kurang lebih 50 personel pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan api. ’’Asap hitam tebal yang mengepul berasal dari arsip-arsip kertas dan plastik, terbakar,’’ ujarnya.

Ditanya mengenai indikasi penyebab kebakaran, Sumarsono mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menjawab hal tersebut. ’’Itu kewenangan pihak kepolisian. Kami hanya melakukan upaya pemadaman,’’ katanya.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto mengaku, belum melakukan inventarisasi berapa kerugian akibat kebakaran hebat yang melumat salah satu gedung di Mapolda Jateng tersebut. ’’Kalau soal kerugian saya belum bisa mengatakan. Tapi yang jelas, semua data-data penting di Gedung B habis terbakar,’’ ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya mengaku masih mengumpulkan data-data, termasuk mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. ’’Tim Labfor (Laboratorium Forensik) masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sore ini (kemarin) untuk mengetahui penyebab kebakaran,’’ katanya.

0 Komentar