Menuju Sekolah Berbudaya Lingkungan

SD CImahi Mandiri
Istimewa
PENGHARGAAN: Kepala SD Cimahi Mandiri 2 Ane Rupaidah (kedua dari kiri) berfoto bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, usai menerima penghargaan Sekolah Sehat, belum lama ini.
0 Komentar

Untuk menuju menjadi Sekolah Berbudaya Lingkungan ini. Dukungan penuh diberikan oleh Pemerintah Kota Cimahi. Bahkan, saking antusiasnya, Wali Kota Cimahi Atty Suharti menyempatkan diri menjadi inspektur upacara saat apel pagi untuk memebrikan dukungannya kepada pihak sekolah dan para siswa, supaya pihak sekolah dan para siswa memiliki motivasi menjadikan SD Cimahi Mandiri 2 menjadi Sekolah Berbudaya Lingkungan. Di samping peran sejumlah SKPD yang ada di lingkungan Pemkot Cimahi.

Selain itu, kata Ena, setiap hari, para siswa dibiasakan untuk tidak banyak jajan di sekolah. Hal ini upaya memberikan pendidikan pola hidup sehat kepada para siswa.

Para siswa sejak dari rumah sudah dibiasakan membawa bekal makanan untuk makan siang saat istirahat, dengan menu yang ditentukan secara berbeda setiap harinya. Dengan begitu, para siswa membawa bekal makan siangnya masing-masing.

”Delain kesehatannya terjamin, juga untuk mengurangi beban orang tuanya,” tuturnya.

Baca Juga:Susun Strategi Kestabilan PanganKecewa Bahasa Indonesia Dihapuskan

Tak hanya soal pendidikan berbasis budaya lingkungan, SD ini juga dibidang akademik menunjukkan prtestasi yang cukup membanggakan. Setiap tahunnya, dlam hal kelulusan, hasil yang diraih siswa kelas 6 tak pernah keluara dari urutan ke-6 dam hal raihan Unas.

Alhamdulillah berkat semangat belajar para siswa, dukiungan orang tua dan kerja keras para guru disini, kami tak pernah keluar dari urutan keenam nilai ujian para siswa,” ungkap Ane. (bun/rie)

0 Komentar