oleh

Wali Kota Imbau Agar Hemat Air

CIMAHI – Menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan ini, Pemerintah Kota Cimahi mengimbau kepada masyarakat untuk menghemat penggunaan air.

MINTA HUJAN: Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan Salat Istisqa untuk meminta hujan. Begitu pun dengan Pemkot Cimahi yang telah menggelar Salat istisqa.
MINTA HUJAN: Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan Salat Istisqa untuk meminta hujan. Begitu pun dengan Pemkot Cimahi yang telah menggelar Salat istisqa.

Wali Kota Cimahi Atty Suharti mengajak masyarakat di seluruh Kota Cimahi untuk bisa memanfaatkan air di musim kemarau ini. Karena menurutnya, air adalah kebutuhan utama. Oleh sebab itu, seluruh masyarakat terutama yang berada di wilayah Cimahi diharapkan untuk bisa menghemat air.

”Kita sudah seharunya di saat musim kemarau seperti sekarang ini hemat akan pemakaian air. Apalagi menurut prediksi dari BMKG kan kemarau ini bisa sampai bulan Oktober hingga November, jadi masyarakat harus memanfaatkan air sebaik-baiknya,” katanya.

Atty menambahkan, pihaknya belum lama ini baru saja melakukan shalat istisqo, yang dilakasanakan di Alun-alun Kota Cimahi. Hal itu dilakukan sebagai upaya agar Kota Cimahi ini tidak kesulitan air saat musim kemarau.

Baca Juga:  Tiap Tahun Alami Kekeringan Saat Kemarau, Kini Desa Nanjung Mekar Sedikit Tenang

”Kita kemarin telah melakukan shalat istisqo bersama dengan masyarakat. Dan alhamdulilah setelah melakukan Salat Istisqo, doa kita di ijabah oleh Allah SWT,” ujarnya.

Atty berharap kepada masyarakat, untuk tetap senantiasa berdoa agar disaat musim kemarau ini tidak kekurangan air. ”Mudah-mudahan masyarakat berdoa tidak hanya di saat Salat Istisqo saja, tetapi rutin dilakukan,” katanya.

Atty menambahkan, pihaknya akan berusaha membantu apabila ada, masyarakat yang mengalami kekeringan air. sebab, lanjut Atty, air itu sangat dibutuhkan, dan sebagai kebutuhan utama bagi manusia.

”Kita akan bantu warga yang kesulitan air. Jika ada warga yang kesulitan air silahkan segera melapor ke RT/RW setempat supaya dapat ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Air Bersih Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi menjelaskan, hingga saat ada beberapa daerah yang sudah dilakukan pendistribusian air bersih melalui truk tangki, antara lain Kelurahan Cimahi, Kelurahan Pasirkaliki, Kelurahan Cibeber dan Kelurahan Leuwigjah.

Baca Juga:  Camat Cimanggung Imbau Para Kades Agar Melapor Jika Alami Kekeringan

Bantuan air bersih ini diberikan kepada wilayah yang mengalami kekurangan air secara berkala, dalam jangka waktu tertentu selama terjadi kekeringan. Pihaknya memberikan kepada wilayah yang telah melaporkan kepada DKP Kota Cimahi melalui Kelurahan masing-masing.

”Ada yang seminggu sekali atau, dua minggu sekali dengan jumlah sekali kirim lima ribu liter,” terangnya.

Apabila ada wilayah yang mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau, maka ketua RW setempat dapat mengajukan permohonan bantuan air bersih ke DKP melalui kelurahan masing-masing.

”Hal itu dilakukan untuk memudahkan koordinasi dalam hal penentuan waktu dan titk distribusi air bersih,” pungkasnya. (gat/fik)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga