oleh

Kerahkan 12 Truk Keruk Sampah

[tie_list type=”minus”]Ancam Warga yang Tak Taat Aturan[/tie_list]

MAJALAYA – Mendapat keluhan dari warga, Muspika Kecamatan Majalaya langsung turun tangan dengan mengambil langkah untuk melakukan pengerukan sampah.

Pasalnya, selama ini sejumlah pengguna jalan baik pejalan kaki maupun pengemudi, mengeluhkan adanya tumpukan sampah yang menggunung. Lokasi tumpukan tersebut berada di Jalan Baru Majalaya, 50 meter dekat Jalan Majalaya Cicalengka.

Saking menggunungnya, sampah tersebut diprediksi mencapai puluhan ton yang berasal dari kotoran sampah rumah tangga dan sisa usaha home industry, serta aktivitas penduduk lainnya yang menumpuk.

’’Kami angkut sampah menggunakan alat berat dan dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Babakan Kecamatan Ciparay,’’ ujar Camat Majalaya H Yosep Nugraha S H melalui Kanit Satpol PP Kecamatan Majalaya Dedi Ahmadi SPd saat ditemui Soreang Ekspres (Grup Bandung Ekspres) di kantornya kemarin (6/7).

Dia menjelasan, guna membersihkan tumpukan sampah tersebut pihaknya mengerahkan 12 unit dump truk milik Dinas Kebersihan Kabupaten Bandung. ’’Kita sudah mengangkut tumpukan sampah yang menggunung sebanyak 36 kali truk ke TPA Babakan Ciparay. Masing-masing truk mengangkut tiga kali sampah dengan berat mencapai puluhan ton,’’ ucap dia.

Yosep menambahkan, setelah membersikan sampah, pihaknya juga mengerahkan sejumlah anggota Linmas untuk menjaga kebersihan, dan juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan ulah serupa yakni membuang sampah sembarangan ke tempat sama.

Dia berjanji akan menyiagakan sejumlah personil Linmas di lokasi bekas tumpukan sampah dari siang hingga malam. Namun, tugas tersebut dilakukan secara bergilir, tidak serta merta diam di tempat saja.

’’Selain itu, kami selaku pihak kecamatan akan memasang spanduk yang berisi himbauan dan larangan supaya warga tidak membuang sampah sembarang ke badan jalan tersebut. Jika ada warga yang mencoba-coba membuang sampah ke lokasi tersebut, akan mendapatkan teguran,’’ tegasnya.

Imbauan terus akan terus dilakukan kepada semua masyarakat, dia juga memberikan solusi untuk menanggulangi masalah tersebut. ’’Tempat ini bukan untuk tempat pembuangan sampah. Lebih baik masyarakat sekitar mengolah sampah di rumahnya sendiri. Kan bisa di pilah,’’ akunya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tumpukan sampah itu berasal dari warga setempat juga warga yang mampir, kemudian membuang sampah di sana. ’’Dan herannya, tidak hanya mereka pengendara roda dua melainkan roda empt pun ada,’’ tutur Nia, 40, Warga Panyadap.

Dia mengaku begitu menginginkan lingkungan yang bersih. ’’Dan pemerintah pun harus tegas dalam menjalankan aturan supaya tidak dilecehkan. Kenapa mereka yang membuang sampah tidak dikenai denda saja,’’ tutupnya. (aku/far)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga