Genjot SDM dan Seluruh Sistem Kerja

Pelayanan Masyarakat
ISTIMEWA
RAMAH: Pelayanan kepada masyarakat nanti tidak akan dipersulit oleh panjangnya proses birokrasi. Pasalnya, Pemkab Bandung akan membenahi sistem dan SDM yang ada.
0 Komentar

[tie_list type=”minus”]Bakal Mereformasi Birokrasi[/tie_list]

SOREANG – Memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat dengan berbagai cara, saat ini tengah digencarkan oleh pemerintah Kabupaten Bandung. Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Sofian Nataprawira.

Dia mengungkapkan, pelaksanaan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan saat ini menjadi prioritas dalam seluruh program pelayanan Pemkab Bandung. Reformasi birokrasi hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan.

’’Terutama aspek-aspek kelembagaan dan ketatalaksanaan dan sumber daya manusia (SDM),’’ ujar Sofian saat ditemui di kantor di Pemkab Bandung Rabu (1/7).

Baca Juga:Siagakan 30.162 PetugasWagub: Infrastruktur Tol Cipali Harus Segera Dilengkapi

Menjalankan pembaharuan dan perubahan terhadap sistem tersebut tentunya harus ditunjang oleh pegawai yang mumpuni. Untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, kata Sofian Nataprawira, seorang CPNS tidak hanya dituntut cerdas dan berkualitas secara intelektual saja, namun cerdas secara spiritual pun mutlak diperlukan. Hal tersebut diharpakan dapat mendongkrak pelayanan yang diberikan.

’’Apalagi jika merujuk pada visi religius Pemerintah Kabupaten Bandung, hendaknya para CPNS ini bertanggungjawab pada dua hal, yakni bertanggung jawab pada dunia dan akhirat,’’ terang dia.

Oleh karena itu, dia mengajak pada diri sendiri dan juga kepada para PNS bertanggungjawab pada aturan-aturan pekerjaan. Dia tak ingin lagi mendengar ada oknum yang mengatasnamakan PNS namun tidak menjadi contoh bagi masyarakat. ’’Namun, kita harus pula meningkatkan ketakwaan dan taat pada aturan-aturan Alloh SWT, agar kita bisa selamat di dunia dan akhirat,’’ tuturnya.

Dengan memiliki SDM yang berkualitas dan sistem unggulan, pelayanan kepada masyarakat yang selama ini selalu dinilai negatif, perlahan-lahan diubah agar permasalahn mengenai birokrasi tidak menghambat semua kebutuhan masyarakat. (bbs/far)

0 Komentar