Sementara itu, untuk beras konsumsi rumah tangga, harga beras relatif setabil. Bahkan perlahan turun walau tidak signifikan. Misalnya, harga beras sayur Jati Wangi yang semula Rp 10 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 8 ribu per kilogram. Akan tetapi, beras merek HMJ Padalarang, hanya turun Rp 500. Yakni, semula Rp 13 ribu per kilogram menjadi Rp 12.500 per kilogram.
Salah satu penjual beras di Pasar Padalarang, Lina Herlina, 20, menuturkan, harga beras mengalami penurunan karena pasokan beras sudah kembali meningkat. ”Petani juga sudah mulai panen. Sehingga tidak lagi mengalami kekurangan pasokan beras,” ujar dia.
Selain itu, beras berasal daerah Pantura sudah mulai memasuki pasar. Sehingga harga beras mulai perlahan stabil. Sebelumnya, kenaikan harga beras dan tidak ada pasokan ini membuat Lina tidak menutup tokonya. Bahkan, dirinya hanya bisa menjual dua ton beras selama seminggu.
Baca Juga:Zakat PNS DioptimalkanMitsubishi New Fuso FI1217, Andalan Baru Tanpa Lawan
”Biasanya dua ton beras bisa terjual selama satu hari,” ucapnya. (drx/mg15/fik)
