Budayakan Hafalan Al-Quran

Gubernur Ingin Sekolah Umum Tambah Porsi Khusus

SUMUR BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyerukan setiap sekolah umum menerapkan dan memberikan porsi khusus untuk melakukan pembelajaran, pemahaman dan penghafalan Al-Qur’an.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku, saat ini, belum banyak siswa di sekolah umum seperti SMA/SMK yang ’mencintai’ Al-Qu’an. Padahal kata dia, cinta terhadap Alqu’an adalah salah satu kewajiban bagi setiap umat muslim.

”Cinta Qur’an itu sangat baik, khususnya bagi para remaja pada usia sekolah, karena dengan Al Qur’an akan menangkal segala perbuatan yang negatif bagi remaja,” jelas Heryawan ketika ditemui saat Launching Hafalan Al-Quran di SMA Negeri 5 Bandung, Jalan Belitung, kemarin (2/3).

Heryawan menilai, kebanyakan Al-Qur’an dihafal di lembaga pendidikan agama seperti pesantren, Madrasah Aliah (MA) dan majelis-majelis pengajian. Dan lulusannyapun rata-rata meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi Islam, bahkan universitas terkenal di luar negeri seperti di Kairo, Saudi Arabia, Irian dan Yordania. ”Itu semuannya kebanyakan jebolan pesantren Gontor, dan pesantren besar lainnya,” ucap Aher.

Untuk itu, dirinya ingin menghapus paragdigma tersebut bahwa siswa-siswi sekolah umum seperti di SMA/SMK di seluruh Jabar bisa menghafal Al-Qur’an. Bahkan bisa melanjutkan ke universitas islam terkenal di luar negeri.

Lebih Lanjut Aher mengingatkan agar seluruh sekolah di Jabar harus bisa membina kepada anak didiknya untuk memulai menghafal Al-Qur’an.

”Semua lembaga pendidikan dari tingkat SD, SMP dan SMA harus menerapkannya agar generasi penerus ini betul-betul menjadi generasi yang Qur’ani,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ustadz Yusuf Mansur mengatakan, Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam wajib untuk dibaca dan dipahami serta diamalkan. Sebab, kata dia, dengan mengerti tentang makna Al Qur’an, dirinya meyakini hidup manusia akan selalu tenang.

Program yang digagas dirinya tersebut akan diterapkan di seluruh sekolah yang ada di Jawa Barat. Dirinya akan memberikan bimbingan langsung kepada sekolah-sekolah yang ada di Jabar.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 5 Bandung Jumdiat Marzuki menyambut baik program hafalan Al-Quran tersebut. Bahkan, di sekolah yang dipimpinnya saat ini, telah ada unit kegiatan siswa berupa diskusi mengenai Al Qur’an.

”Kita akan intensifkan kegiatan dalam menghafal Al-Qur’an pada keseharian maupun pada kegiatan siswa,” ujar Jumdiat.

Dia berpendapat, walapupun SMA Negeri 5 adalah sekolah umum, namun kegiatan belajar Agama Islam di sekolahnya mendapat porsi khusus. ”Kita akan dukung dan ini sangat penting sekali terlebih Launching Hafalan Al-Quran di adakan di halaman SMAN 5 dan SMAN 3,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat dan Ustad Yusuf manshur melakukan teleconference dengan berberapa sekolah di Jabar. Dia menanyakan kesiapan dalam program hafalan Al-Qur’an sekaligus mengetes hafalan Al-Quran di setiap sekolah yang melakukan teleconference itu. (yan/fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.