Sediakan Rp 1,9 Miliar untuk SLBM di Cimahi

SLBM Cimahi
PROYEK SANITASI: Masyarakat sedang embangun Sanita berbasis Masyarakat untuk meudahkan pembuangan limbah rumah tangga.

CIMAHI – Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, Agus Hapriadi mengatakan, Pemkot Cimahi telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,9 miliar untuk pembangunan Sanitasi Limbah Berbasis Masyarakat SLBM.

Menurutnya, pembangunan akan dilakukan di lima di antaranya Citeureup, Cibabat, Melong dan dua titik di daerah Cipageran. Namun, untuk titik pastinya pihaknya belum bisa menentukan. Sebab, harus dilakukan sosialisasi dulu kemasyarakat.

’’ Pemerintah Pusat sig sudah meminta awal Maret kita sudah memberikan keputusan kepastian lokasi yang akan dibangun,’’jelas Agus ketika ditemui kemarin (11/1)

Agus menuturkan, untuk anggaran berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan alokasi untuk satu titik sebesar Rp 360 juta.

Dirinya menambahkan, sebelumnya pada 2017, pihaknya sudah membuat SLBM di delapan titik. Sehingga, bila ini terwujud maka total SLBM sejak 2011 mencapai 40 titik.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Cimahi Benny Bachtiar menambahkan, saat ini yang menjadi tantangan bagaimana merubah pola pikir masyarakat agar mau memanfaatkan Sanitasi sebagai tempat pembuangan limbah.

Dia mengaku, masyarakat masih membuang limbahnya ke sungai langsung sekitar 70 persen. Selain itu, dari sanitasi yang sudah dibangun, kesadaran masyarakat dalam memelihara dan menggunakan sanitasi masih kurang.

Benny menontohkan, untuk biasa pemeliharaan yang hanya Rp 10 ribu per bulan saja masih sulit. Padahal, pemerintah kota melakukan hal ini agar aliran sungai tetap terjaga dalam keadaan bersih.

“Sungainya juga bisa dimanfaatakan dengan baik melaui pengelolaanaan air limbah domsetik, pembuangannya melaui air limbah domsetik,” jelas Benny.

Meski agak pesimis, namun Benny menargetkan, sebanyak 10 ribu sambungan rumah limbah domestik bisa terpasang hingga 2019, sesuai dengan yang direncanakan oleh pemerintah pusat.

“Kita tetap akan berupaya semaksimal mungkin supaya target yang dibebankan pemerintah pusat bisa terpeneuhi dengan baik,” pungkasnya. (ziz/yan).

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here