PKL Minta Solusi Simpan Barang

Masih Ada Pro dan Kontra Dikalangan Pedagang

16
yana-pkl
JADIN DESTINASI WISATA: Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana memberikan penjelasan mengenai konsep penataan PKL Cicadas yang berubah jadi Cicadas Market.

BANDUNG – Setelah meminta waktu untuk dibicarakan kepada sesama Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas, Ketua Forum PKL Cicadas Suhermawan mengatakan, pada dasarnya seluruh pedagang menyambut baik penataan tersebut. Namun, masih perlu sosialisasi kepada para pedagang secara menyeluruh. Sebab, masih ada saja yang muncul pro dan kontra.

Menurutnya, permasahan tersebut muncul ketika adanya aturan dari pemkot agar barang jualan milik pedagang di bawa pulang. Sehingga, ada pedagang yang setuju dan ada juga pedagang yang tidak setuju.

’’Jadi perlu ada sosialisasi dari Pemkot agar seluruh pedagang memahami sekaligus ada solusinya,”jelas Herman ketika ditemui belum lama ini.

ads

Dia menilai, waktu penataan PKL Cicadas pada 2002 diakuinya banyak pedagang menyimpan barangnya di lapak dengan membuat lemari penyimpanan.

Selain itu, ada juga pedagang yang biasa menyimpan roda dagangan di Gang Masjid. Tapi, lama kelamaan, roda tersebut dipermanenkan dengan cara menyimpannya di atas trotoar atau tempat mereka berdagang.

“Jadi masalah ini yang masih terjadi pro dan kontra di antara pedagang,”jelas Herman.

Dia menuturkan, permasalahan lainnnya yang mengemuka di antara pedagang adalah kebijakan Pemkot Bandung yang meminta libur satu hari dalam seminggu masih jadi bahan embicaraan dikalangan pedagang. Apalagi, pemerintah akan menggunakan tenda dengan sistem bongkar pasang. Sehingga selama enam hari tenda tersebut harus dibongkarb pada hari libur yang ditentukan.

Untuk itu, masalah tersebut harus dicarikan solusi. Sebab, masalah penyimpanan barang atau roda jualan harus memiliki tempat yang aman.

Berdasarkan informasi hasil kajian, pada konsep penataan PKL Cicadas yang berada di sepanjang trotoar jalan Ahmad Yani akan dipasang tenda dengan panjang 1,5 meter. Sedangkan untuk tempat berjualan terdiri dari tiga bagian yang mengisi sisi kiri, kanan dan belakang.

Untuk menjaga kebersihan, para pedagang tidak bisa lagi menyimpan stok barang dagangannya di lapak jualan. Sebab tempatn jualan hanya bisa digunakan sebagai display dagangan.

PKL Cicadas bisa menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Bandung khususnya wilayah timur yang akan terbagi menjadi lima zona. diantaranya Tekstil-Jalan Awibitung, Jalan Awibitung-Jalan Jembar 1, ketiga Jalan Jembar 1-Jalan Asep Berlian, keempat Jalan Asep Berlian-Jalan H Syahroni dan terakhir Jalan Syahroni-Jalan Cikutra.

“Ke depan sih inginnya kita buat zonasi. Kan ada lima misal ada zona fashion, zona UMKM dan zona kuliner. Jadi bisa menjadi zona wisata yang menarik untuk dikunjungi,” ujar Satgas PKL Cicadas Yana Mulyana. (yan)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.