41

Gubernur Akan ”Dandani” Cirebon

RK-Cirebon
HUMAS JABAR UNTUK JABAR EKSPRES
TINJAU LOKASI: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat meninjau sejumlah lokasi ikonik di Kota Cirebon, Rabu (14/11). Diantaranya Gubernur mengunjungi Alun- alun Kejaksan Kota Cirebon.

CIREBON – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meninjau sejumlah lokasi ikonik di Kota Cirebon, kemarin (14/11). Salahsatu yang dia kunjungi diantaranya Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon, Gedung Negara/kantor Bakorwil III Jabar Kota Cirebon, dan sejumlah lokasi lainnya di Kota Cirebon.

Dari tinjauan Emil, panggilan akrabnya, dia merencanakan rancangan desain ruang publik yang bisa jadi identitas kota, dengan memenuhi aspek kenyamanan, keselamatan, keamanan, aksesibilitas, dan daya tarik (attractiveness), sebagai ruang publik atau titik kumpul masyarakat.

Lebih lanjut Emil menjelaskan bahwa wajah Jawa Barat ke depan, dia inginkan menjadi Provinsi Pariwisata. Jawa Barat memiliki gunung, pantai, danau yang bisa diolah jadi Pariwisata alami.

Untuk perkotaan, tambahnya, bisa jadi potensi pariwisata sejarah, wisata belanja, dan wisata kuliner. ”Kalau di Cirebon tahun depan kita bersepakat alun-alun Kejaksan akan kita olah. Akan ada basement untuk kebutuhan parkir, karena kunjungan wisata religiusnya meningkat,” katanya.

Kemudian, Tugu Proklamasi di Kota Cirebon akan dibenahi supaya lebih memiliki daya tarik. Lalu, Emil berencana membenahi zona kaki lima di titik-titik keramaian di Kota Cirebon. Setelah itu, jalan Siliwangi Kota Cirebon, akan ditata supaya bisa jadi jalan utama.

”Seperti kalau di Bandung ada Jalan Asia Afrika, jadi ka­lau ada parade bisa dilangs­ungkan di situ,” katanya.

Kemudian Gedung Negara/ kantor Bakorwil III Jabar, di­mana per-Januari 2019 sudah tidak beroperasi lagi sebagai kantor Bakorwil. Maka gedung bisa dimanfaatkan untuk ke­butuhan lain.

Sementara dalam konteks pa­riwisata, kata Emil, gedung ini bisa dikonsepkan sebagai pusat budaya. ”Jadi kalau wisatawan datang mau lihat tari-tarian mau lihat angklung musik daerah bisa ke sini,” katanya.

”Ini luas sekali, sehingga bisa juga ada gedung eks­pose untuk memamerkan kerajinan, pameran, bazar, kita bisa renovasi, bisa juga ada museum, dan restoran,” sebutnya.

Gubernur mengaku pihaknya akan menyiapkan dana seki­tar Rp15- 20 Miliar untuk “mendandani” wajah Kota Cirebon ini.

”Kombinasi alun-alun yang keren, tempat budaya, jalan utama, yakin akan mening­katkan waktu kunjungan lebih lama. Sekarang kekurangan Cirebon yaitu kita ga tau mau nongkrong dimana kan? Dengan ada Cipali, bandara, jumlah hotel meningkat me­nandakan banyak akses ke sini. Tapi kalau tidak dibenahi kan orang bosen,” terang Emil.

Gubernur Emil mengungkap, suatu ruang publik harus bisa multifungsi. Artinya bisa untuk kegiatan yang motorik dan aktif, untuk kegiatan upacara, istigosah, konser, juga terdapat zona teduh untuk kegiatan “nongkrong”. Tak lupa, ada zona ritel untuk sarana be­lanja masyarakat. ”Tentu dengan mempertahankan faktor seja­rahnya,” katanya.

Sementara itu, sebagai ino­vasi unggulan Pemprov Jawa Barat di bidang kesehatan, program Layad Rawat kemarin juga dilaunching di Kota Cire­bon. Selain melaunching pro­gram Layad Rawat, gubernur juga meresmikan gedung Public Safety Centre (PSC) 119 Kota Cirebon di Jalan Sudarsono (depan RSUD Gunung Jati).

Gubernur menyatakan, Pem­prov Jabar akan mendupli­kasi program layanan Layad Rawat untuk diterapkan di kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

”Kota Cirebon merupakan kota pertama di Jawa Barat yang me-launching program Layad Rawat ini. Dengan program ini akan mengurangi antrian ma­syarakat di rumah sakit yang ingin berobat. Untuk tahun depan, disediakan anggaran Rp200 miliar untuk melen­gkapi program Layad Rawat,” katanya kepada wartawan usai melakukan launching.

Lanjutnya, program itu akan dikelola secara bersama an­tara pemda dan Pemprov Jabar. Dengan begitu, seluruh masy­arakat di Jabar dari kalangan menengah ke bawah yang tidak memiliki akses ke rumah sakit maupun puskesmas akan di­datangi untuk mendapat pe­rawatan. (rdh/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.