Emil Sukses Hemat Rp 1 T

RADAR TASIKMALAYA
MEMBACA DIRI: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kanan) saat menerima lima buku filosofi hidup dari sesepuh Pesantren Suryalaya, Kh Zaenal Abidin Anwar (kiri), kemarin (18/4).

jabarekspres.com, TASIKMALAYA – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah III melakukan kerja sama internal antara Kota Banjar, Kota Tasikmalaya dan Kota Bandung. Penandatanganan kerja sama untuk kemajuan tiga pemerintahan kota itu dilaksananakan di Hotel Santika Tasikmalaya kemarin (18/4).

Ketua Apeksi Komisariat Wilayah III –yang juga Wali Kota Bandung— Ridwan Kamil, Wali Kota Tasikmalaya H Budi Budiman dan Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih menandatangani kesepakatan kerja sama dalam berbagai bidang.

Ridwan Kamil mengatakan pada dasarnya kemajuan daerah tidak bisa berjalan sendiri melainkan harus terjalin kebersamaan dengan daerah lain.

”Maka dari itu, Apeksi didasari kekompakan untuk terus membangun daerah,” ujarnya.

Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, ada banyak program terbaik yang bisa di-sharing-kan Kota Bandung dengan Tasikmalaya dan Kota Banjar. Jadi Tasik bisa belajar ke Bandung dan Banjar. Bandung bisa belajar ke Banjar dan Tasik.

”Sehingga ketiga daerah ini bisa saling melengkapi satu sama lain. Sebab, setiap daerah pasti memiliki kelebihan dan kekurangan,” terangnya.

Emil mencontohkan, software E-Budgeting. Sistem tersebut memastikan tidak adanya ang­garan yang tersembunyi atau tidak jelas dan tak sesuai dengan visi misi kepala daerah. Kalau masih manual, kata dia, bisa ada program dengan nama-nama yang tersembunyi atau tidak jelas. Alhasil dengan program ini bisa diketahui semua jenis program yang dianggarkan, jadi kalau ada program yang dinilai tidak perlu langsu dicoret. ”Ka­mi (Pemerintah Kota Bandung, Red) dalam satu tahun berha­sil mencoret anggaran sebesar Rp 1 triliun,” paparnya.

Kota Bandung juga sudah berhasil membebaskan perizi­nan bagi usaha dengan modal di bawah Rp 500 juta dengan catatan hanya wajib melakukan registrasi dan pemberitahuan saja. ”Pasca enam bulan dihi­langkan perizinan bagi usaha kecil, dampak baik terjadi se­banyak 30.000 pengusaha baru tumbuh di Kota Bandung,” te­rangnya. Selain itu, untuk pembangunan infrastruktur juga di Kota Bandung bisa dilakukan swasta dalam penganggarannya. Setelah infrastruktur selesai, baru pemerintah melakukan cicil kepada pihak swasta.

Dengan sistem tersebut pembangunan bisa lebih cepat. Sehingga tidak perlu menung­gu dulu APBD cukup untuk membangun sesuatu yang membutuhkan anggaran be­sar. ”Apalagi cicilan yang kita bayar juga tidak berat, artian standar (bunganya, Red),” ungkapnya. Kemudian, Emil juga mempersilakan untuk Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Banjir bekerja sama dalam memasarkan produk asli di Bandung. Sehingga tempatnya bisa disiapkan khususnya untuk barang-barang yang berasal dari Tasik dan Banjar.

Sementara itu, dalam kun­jungannya ke Tasikmalaya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersilaturahmi ke kelu­arga besar Pondok Pesantren Suryalaya di Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya ke­marin (18/4). Emil juga ber­ziarah ke Makam Abah Anom.

Kepada wartawan, Emil men­gatakan kunjungannya ke Pon­pes Suryalaya untuk bersilatu­rahmi antar sesama pondok pesantren. Seperti diketahui Emil merupakan cucu dari ulama besar Mama Pagelaran atau KH Muhyidin –yang men­dirikan Ponpes Pagelaran di Cimeuhmal, Kecamatan Tan­jungsiang Kabupaten Subang pada 1918. Kini, Ponpes Page­laran tersebar di Subang, Pur­wakarta dan lainnya di Jabar.

Menurut Emil, Ponpes Pa­gelaran dan Ponpes Suryalaya sama-sama memperjuangkan Islam dan Republik Indonesia. ”Apalagi di sini (Ponpes Su­ryalaya, Red) dulu menjadi markas Tentara Negara Re­publik Indonesa,” terang Emil.

Emil mengatakan, kemarin dia mendapatkan lima buku dari sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya KH Zaenal Abidin Anwar. Lima buku tersebut berisi panduan untuk syarat memanusiakan manusia, yang merupakan filosofi dari Pondok Pesantren Suryalaya. KH Za­enal mengaku, mendoakan Ridwan Kamil karena sudah siap menerima buku dari Pon­pes Suryalaya itu. ”Jadi tadi kami mendoakan supaya Be­liau ini berhasil,” tandas KH Zaenal Abidin. (ujg/rie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here