Dalam periode tersebut, tidak tercatat kejadian banjir, banjir bandang, tsunami, letusan gunung api, likuefaksi maupun gelombang ekstrem di Kabupaten Tasikmalaya.
“Memasuki musim hujan, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana. Tingkatkan kesiapsiagaan dan segera laporkan apabila terjadi kejadian bencana di lingkungan sekitar,” katanya.
BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bencana lainnya, agar memperhatikan kondisi lingkungan serta perkembangan cuaca.
Baca Juga:Siap Bersaksi di Sidang Roy Suryo Cs, Jokowi Bawa Dokumen Ijazah Asli ke PN Jakarta TimurPersonel TNI AL Bergerak ke Jakarta, Ini Penjelasan Resmi Kadispenal
Roni menambahkan, data kejadian bencana tersebut masih bersifat dinamis. Jumlahnya dapat berubah apabila terdapat laporan dari desa maupun kecamatan yang baru masuk pada bulan berikutnya.
Data tersebut dihimpun Pusdalops BPBD Kabupaten Tasikmalaya dan diperbarui pada 5 November 2026 pukul 10.41 WIB. (Hen)
