Islamic Youth Festival 2026 Jadi Wadah Pengembangan Potensi dan Prestasi Pelajar Muslim Jawa Barat

Islamic Youth Festival 2026 Jadi Wadah Pengembangan Potensi dan Prestasi Pelajar Muslim Jawa Barat
Islamic Youth Festival 2026 (1/11/26)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Islamic Youth Festival (IYF) Tingkat Wilayah Jawa Barat 2026 menjadi salah satu ruang pengembangan potensi, kreativitas, dan kompetensi generasi muda Muslim melalui berbagai cabang perlombaan. Kegiatan yang diselenggarakan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Jawa Barat ini berlangsung pada Minggu, 1 November 2026.

Islamic Youth Festival (IYF) Tingkat Wilayah Jawa Barat 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Barat, Ahmad Fikri, M.Pd., NLP. Pembukaan kegiatan dilaksanakan di lokasi perlombaan SOR UI, yang menjadi salah satu venue penyelenggaraan kompetisi futsal dan panahan.

Festival tersebut melibatkan siswa dan siswi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA. Beragam kompetisi dihadirkan untuk memberikan kesempatan kepada peserta dalam mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

Baca Juga:Jangan Jadikan Adaptasi sebagai Dalih: Karhutla, Tanggung Jawab Negara, dan Amanah Menjaga HutanSDIT Al Fitrah Bandung Padukan Tahfiz, Literasi, dan Pembelajaran Berbasis Pengalaman

Cabang perlombaan yang diselenggarakan meliputi olimpiade, futsal, panahan, robotik, menggambar, tahfidz, dan koding. Pelaksanaannya berlangsung melalui sejumlah lokasi, yakni secara daring melalui Zoom untuk cabang olimpiade, SOR UI untuk futsal dan panahan, SIT Ummu’l Quro Depok untuk robotik, serta SIT Mentari Ilmu Karawang untuk menggambar, tahfidz, dan coding.

Ketua JSIT Wilayah Jawa Barat, Dr. M. Damiri, M.Pd., menyampaikan bahwa IYF 2026 tidak hanya berorientasi pada perlombaan dan pencapaian prestasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter Islami.

“Islamic Youth Festival (IYF) 2026 bukan sekadar ajang perlombaan dan unjuk prestasi, melainkan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, keterampilan, serta membangun karakter Islami,” ungkap Damiri.

Menurutnya, setiap perlombaan memiliki nilai pembelajaran yang penting bagi peserta. Proses latihan, perjuangan, dan keberanian untuk mencoba merupakan bagian dari pengalaman yang dapat membentuk pribadi yang lebih percaya diri.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut dapat lahir generasi Muslim yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Sementara itu, Ketua Panitia IYF 2026, Sumiati, M.Pd., berharap festival ini dapat terus berkembang menjadi agenda pembinaan yang memberikan dampak nyata bagi peserta, sekolah, dan masyarakat.

0 Komentar