JABAR EKSPRES – Peta internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali diwarnai dinamika menyusul keputusan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, HM Mardiono memberhentikan Wakil Ketua Umum Ir. H. Agus Suparmanto dan Sekretaris Jenderal Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin.
Keputusan tersebut diambil secara bulat dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III PPP yang berlangsung secara daring pada 27 Oktober 2026. Langkah itu disebut mendapat dukungan dari 38 Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) beserta sekretaris DPW PPP dari seluruh Indonesia.
Menyikapi keputusan tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Cimahi menyatakan dukungan terhadap langkah Mardiono. Dukungan itu mencakup penonaktifan Agus Suparmanto dari jabatan Wakil Ketua Umum dan Taj Yasin Maimoen dari posisi Sekretaris Jenderal DPP PPP.
Baca Juga:328 Kuota Magang Nasional untuk Fresh Graduate Kembali Dibuka di Kabupaten TasikmalayaKolaborasi no na x Shopee Disambut Antusias, Dance Challenge Ramai Diikuti
Ketua DPC PPP Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban, menegaskan bahwa jajaran pengurus di tingkat daerah akan tetap mengikuti setiap keputusan yang diambil pimpinan pusat maupun wilayah.
Sikap tersebut, menurut dia, merupakan bentuk loyalitas terhadap kepemimpinan partai yang sah secara hukum dan organisasi.
Fitriyani menyebut keputusan penonaktifan tersebut telah melalui mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, yakni melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III.
“Kami di jajaran pengurus DPC PPP Kota Cimahi solid mendukung setiap langkah dan kebijakan yang diputuskan oleh Ketua Umum PPP maupun Ketua DPW PPP Jabar sebagai bentuk kepatuhan tegak lurus secara hirarki organisasi PPP,” tegas Fitriyani, Senin (2/11/2026).
Ia menegaskan, tidak ada alasan bagi DPC PPP Kota Cimahi untuk mengambil sikap berbeda dari keputusan pimpinan partai.
Menurut Fitriyani, saat ini jajaran pengurus DPC PPP Kota Cimahi tengah memprioritaskan pembenahan internal. Konsolidasi dilakukan mulai dari tingkat cabang hingga anak ranting sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik pada 2027 mendatang.
“Kami jajaran DPC PPP Kota Cimahi sedang fokus untuk pembenahan internal partai mulai dari DPC hingga anak ranting guna persiapan menghadapi tahun politik yang akan ditabuh pada tahun 2027 mendatang,” terangnya.
Baca Juga:Nara Park Bandung Luncurkan Rumah Cerita Nara, Perpustakaan Unik Gratis untuk Asah Imajinasi AnakDua Dekade Bersama, Chimot Akhiri Perjalanan dengan for Revenge di Konser Titik Sadrah
Fitriyani mengatakan, pihaknya tidak ingin terseret dalam polemik internal yang berpotensi mengganggu kerja-kerja organisasi. Ia menyerahkan penyelesaian persoalan tersebut kepada jajaran pengurus pusat dan wilayah.
