Masuk Gorong-gorong, Sekda Herman Temukan Drainase di Cibaduyut Menyempit

Sekda Jabar Herman Suryatman.
Sekda Jabar Herman Suryatman.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sekda Jabar Herman Suryatman sampai terjun masuk gorong-gorong membersihkan sampah penyebab banjir di Kawasan Cibaduyut Kota Bandung. Pihaknya menemukan penyebab lain yaitu penyempitan drainase karena tiang Kereta Cepat Whoosh.

Herman menjelaskan, kerja bakti yang dilakukan beberapa hari bersama perangkat kecamatan hingga kelurahan itu merespon keluhan warga. Yaitu kawasan tersebut jadi langganan banjir ketika musim hujan.

“Ini arahan Pak Gubernur, merespon keluhan warga soal banjir, ” terangnya saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Barat, Senin (2/11).

Baca Juga:Drainase Jalan Demang Hardjakusumah Diperlebar Jadi 1 Meter, Anggaran Tembus Rp1,19 MiliarMayoritas Rampung, Perbaikan Drainase Cimahi Ditargetkan Tuntas Awal November

Herman melanjutkan, dari hasil peninjauan lokasi ada beberapa penyebab kejadian banjir itu.

“Pertama adalah sampah yang memenuhi drainase dan sungai, ” jelasnya.

Masalah itu juga langsung ditindaklanjuti. Yaitu dengan dilakukan kerja bakti pembersihan dengan petugas lintas wilayah maupun perangkat. Herman juga sampai ikut masuk gorong-gorong memimpin kerja bakti.

Setidaknya ada 100 lebih petugas yang dilibatkan dalam kerja bakti itu. “Jangan sungkan masuk gorong-gorong. Makanya saya laporkan bukan hanya Pak Gubernur masuk gorong-gorong, Sekda juga masuk gorong-gorong. Makanya camat lurah juga ayo, ” ucapnya.

Herman melanjutkan, temuan penyebab masalah berikutnya adalah soal saluran air. Drainase yang ada ternyata mengalami penyempitan karena ada pembangunan tiang Kereta Cepat.

Lalu sebagai tindak lanjut, Herman juga telah berkomunikasi dengan pihak Kereta Cepat. “kami minta untuk dibuatkan drainase sambungan ya. Kami juga antisipasi apakah langsung KCIC atau dibuatkan oleh Kota Bandung ataupun oleh provinsi, ” katanya.

Berikutnya, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung juga diminta untuk membangun drainase. Sehingga arus pembuangan air akan nyambung dari Kota melintasi bawah Kereta Cepat dan kemudian diteruskan ke sungai di Kabupaten Bandung. (son)

0 Komentar