JABAR EKSPRES – Warga dan pengguna jalan di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, dikejutkan dengan peristiwa sebuah mobil yang mendadak meledak hingga terbakar pada Senin (2/11/2026) siang. Insiden tersebut diduga dipicu korsleting pada bagian aki atau accu kendaraan.
Beruntung, peristiwa kebakaran mobil tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian materi akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.10 WIB.
Baca Juga:Soal Eks Setda Jadi Potensi PAD, Bupati Cecep : Tidak Mendadak dan Penuh PertimbanganJingle Catchy, Dance Seru Bikin Kolaborasi no na x Shopee Makin Viral
Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan dan tiba di lokasi kejadian hanya berselang satu menit, yakni pukul 12.11 WIB. Sementara itu, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 12.05 WIB.
“Api menghanguskan sebagian kendaraan dengan luas objek terbakar diperkirakan mencapai 4 meter persegi, sementara luas area tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 8 meter persegi,” kata Aep saat dikonfirmasi, Senin (2/11/26).
Berdasarkan keterangan yang diterima petugas, kejadian bermula ketika pemilik mengambil mobilnya dari bengkel. Setelah itu, kendaraan sempat diisi bahan bakar sebelum pemilik melanjutkan perjalanan pulang.
Namun, saat berada di tengah perjalanan, mobil tiba-tiba berhenti dan mengalami kendala ketika hendak dinyalakan kembali.
“Namun, ketika di tengah perjalanan, mobil tiba-tiba berhenti dan tidak dapat distarter seperti biasa,” jelasnya.
Kondisi semakin berbahaya ketika pemilik mencoba menghidupkan kembali mesin kendaraan. Tanpa diduga, muncul ledakan yang disusul kobaran api dari bagian depan mobil.
“Secara tiba-tiba terdengar ledakan yang disertai munculnya kobaran api dari bagian kap mesin,” terang Aep.
Baca Juga:Polres Tasikmalaya Hadir Berbagi dan Menjalin Kedekatan dengan WargaSeniman Kompak Tolak Eks Setda Tasikmalaya Jadi Lahan Parkir, Ada Apa?
Menyadari adanya kebakaran, pemilik kendaraan bersama warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman awal. Mereka menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta air seadanya untuk menjinakkan api.
“Meski sudah dilakukan upaya pemadaman awal, percikan api masih terus menyala,” tutur dia.
Seorang pengguna jalan yang melintas kemudian berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke Poswil Paskud untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh Damkar Kota Cimahi. Sebanyak enam personel diterjunkan ke lokasi dengan mengerahkan Unit Pancar 012 dan Unit Rescue.
