15 Tahun Rusak, Jalan Kampung Cicapeu KBB Dijanjikan Dibangun Tahun Depan

15 Tahun Rusak, Jalan Kampung Cicapeu KBB Dijanjikan Dibangun Tahun Depan
Ilustrasi : Jalan rusak di wilayah Selatan Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan akses jalan menuju Kampung Cicapeu, Desa Kidangpanjungan, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), akan dibangun pada Februari 2027.

Kepastian tersebut disampaikan Dedi setelah video warga bergotong royong menggotong pasien menggunakan tandu darurat akibat buruknya kondisi jalan di wilayah tersebut viral di media sosial.

Dedi mengaku telah berkomunikasi dengan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, untuk membahas penanganan akses jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga:Viral! Pasien Kanker Otak di Cililin Terpaksa Ditandu Lewati Jalan RusakBuntut Jalan Karawang Rusak, Dedi Mulyadi Beri Opsi Pabrik Semen Bangun Jalan Sendiri

“Saya sudah hubungi Bupati Bandung Barat dan jalan tersebut berstatus jalan desa. Bupati Bandung Barat sudah berkomitmen untuk membangun jalan ke areal tersebut di 2027,” kata Dedi melalui unggahan di media sosialnya.

Ia bahkan menyampaikan target waktu pembangunan agar penanganannya tidak terus tertunda. Dedi meminta agar akses jalan tersebut sudah mulai dibangun pada awal tahun depan.

“Saya sampaikan ke Pa Jeje Ritchie di Februari 2027 jalan tersebut sudah dibangun,” ujarnya.

Dedi menjelaskan, status jalan yang merupakan jalan desa menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penanganan infrastruktur tersebut.

Meski demikian, komunikasi dengan pemerintah daerah telah dilakukan untuk memastikan rencana pembangunan berjalan sesuai target.

Sebelumnya, kondisi jalan Kampung Cicapeu menjadi sorotan setelah seorang warga bernama Iis (45), yang mengidap kanker otak, harus ditandu warga untuk mendapatkan penanganan medis. Ambulans tidak bisa menjangkau permukiman lantaran kondisi jalan rusak dan licin setelah diguyur hujan.

Proses evakuasi pasien tersebut bahkan harus mengandalkan tenaga warga yang secara bergantian menggotong tandu melewati jalan dengan medan menanjak dan menurun. Perjalanan menuju akses yang bisa dilalui kendaraan membutuhkan waktu lebih dari satu jam.

Baca Juga:12 Tahun Rusak, Jalan Cilumber-Cikole KBB Akhirnya Diperbaiki PemerintahPemkab Tasikmalaya Kebut Perbaikan Jalan, Warga Diminta Ikut Menjaga agar Tak Cepat Rusak

Kepala Desa Kidangpanjungan, Yuyu Yuhaeni, sebelumnya menjelaskan, jalan yang menghubungkan Kampung Gedugan, Cicapeu hingga Cihanjuang tersebut memiliki panjang sekitar 2,6 kilometer dengan lebar kurang lebih 2,5 meter.

“Kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama. Perbaikan terakhir dilakukan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) sekitar 15 tahun lalu,” kata Yuyu.

Selama ini, pemerintah desa hanya mampu melakukan penanganan secara terbatas karena keterbatasan anggaran. Padahal, jalan tersebut menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian dan menjangkau fasilitas kesehatan.

0 Komentar