Satu Terduga Pelaku Penyerangan di Pasar Caringin Bandung Ditangkap! 

Satu Terduga Pelaku Penyerangan di Pasar Caringin Bandung Ditangkap! 
Satu Terduga Pelaku Penyerangan di Pasar Caringin Bandung Ditangkap! 
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian berhasil mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan menggunakan senjata tajam di Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Dalam insiden tersebut, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan bertambah menjadi dua orang.

Kapolsek Babakan Ciparay, AKP Kardi, mengatakan terduga pelaku diamankan tidak lama setelah kejadian yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) tersebut. Meski demikian, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan keterlibatan yang bersangkutan.

“Memang sudah diamankan satu orang, tapi belum A1. Masih dalam pemeriksaan,” kata Kardi saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).

Baca Juga:Slamet Trail Run 2026 Jadi Upaya Pulihkan Wisata Guci TegalDuka Keluarga Nelayan Cipatujah, Polres Tasikmalaya Datang Membawa Kepedulian

Kardi juga membenarkan adanya penambahan jumlah korban meninggal dunia. Salah satu korban yang sebelumnya dilaporkan dalam kondisi kritis dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Iya bertambah (untuk korban meninggal dunia),” ungkapnya.

Saat ini, jajaran Polsek Babakan Ciparay masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Polisi juga terus memburu terduga pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Sebelumnya, aksi penyerangan menggunakan senjata tajam di Pasar Induk Caringin sempat viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.50 WIB di area Ruko Blok B-2, dekat Bank Mega, Pasar Induk Caringin.

Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula saat sejumlah korban yang bekerja sebagai petugas parkir tengah beraktivitas di lokasi. Tiba-tiba, sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang datang dengan membawa senjata tajam dan langsung menyerang para korban.

Dalam kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan menjadi korban. FR (22) awalnya dinyatakan meninggal dunia, sedangkan T (37) mengalami kondisi kritis dan AS (34) menderita luka parah pada bagian siku kiri hingga menyebabkan jarinya terputus.

Namun, berdasarkan keterangan terbaru dari Kapolsek Babakan Ciparay, jumlah korban meninggal dunia kini bertambah menjadi dua orang setelah salah satu korban yang sebelumnya kritis meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Sebelumnya, pada Minggu (25/10/2026), Kardi menyampaikan bahwa kasus penyerangan tersebut masih dalam penyelidikan dan polisi tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Baca Juga:BSI dan Prudential Syariah Perkuat Bancassurance, Ajak Nasabah Seimbangkan Gaya Hidup SehatRaih Gelar Doktor di UNLA, Jutek Bongso Sodorkan Solusi Penataan Organisasi Advokat di Indonesia

Hingga kini, polisi masih mendalami motif penyerangan serta menelusuri keterlibatan pihak lain untuk mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.

0 Komentar