Lapangan Sepak Bola Taman Fitnes Terancam Beralih Fungsi, Warga Khawatir Ruang Sepak Bola Hilang

Spanduk bertuliskan \"Save Lapangan Teuku Umar\" terpasang di Lapangan Fitnes, Jalan Teuku Umar, Kota Bandung, S
Spanduk bertuliskan \"Save Lapangan Teuku Umar\" terpasang di Lapangan Fitnes, Jalan Teuku Umar, Kota Bandung, Senin (26/10/2026). Pemerintah Kota Bandung berencana menata ulang kawasan lapangan tersebut dengan melibatkan komunitas skateboard, BMX dan sepatu roda, sekaligus mempertimbangkan kebutuhan warga yang masih memanfaatkan lapangan untuk berlatih sepak bola. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Rencana pembangunan skatepark di Taman Fitnes, Jalan Teuku Umar, Kota Bandung, menuai penolakan dari warga sekitar. Mereka meminta pemerintah mempertahankan fungsi lapangan sepak bola yang selama ini menjadi ruang aktivitas olahraga, terutama bagi anak-anak yang berlatih sepak bola.

Penolakan tersebut muncul di tengah rencana penataan kawasan taman yang disebut-sebut akan dilengkapi fasilitas skateboard, sepatu roda, dan BMX.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah spanduk penolakan tampak terpasang di sekitar area tersebut. Spanduk bertuliskan “Save Lapangan Teuku Umar” dan “Kami Menolak Alih Fungsi Lapangan Teuku Umar” berjejer di kawasan lapangan.

Baca Juga:Operasi Patuh Lodaya 2026 di Tasikmalaya Libatkan Tim Gabungan, Bidik Pelanggaran dan Tekan KecelakaanSambut 2027 dengan Nuansa Dunia Fantasi, Bigland Bogor Hotel Siapkan Gala Dinner hingga Grand Prize

Selain itu, terlihat pula spanduk berisi tanda tangan warga sebagai bentuk penolakan terhadap rencana alih fungsi lapangan tersebut.

Entis, salah seorang warga yang telah membuka warung di dekat taman selama hampir 20 tahun, mengaku tidak mempermasalahkan rencana pembangunan tersebut.

Menurutnya, warung miliknya berpotensi digeser dari lokasi semula. Namun, ia menyebut aktivitas berjualan masih diperbolehkan untuk tetap berjalan.

“Ya, paling saya digeser agak ke sana, nggak diganggu untuk berjualan,” katanya saat ditemui di lokasi, Senin (26/10/2026).

Menurut informasi yang diterimanya, kawasan tersebut direncanakan menjadi tempat bermain skateboard, sementara bagian lainnya akan dilengkapi permainan anak-anak, dan lainnya.

“Katanya jadi skateboard, juga ada beberapa lagi. Terus ada permainan anak-anak,” katanya.

Sementara itu, rencana alih fungsi lapangan sepak bola tersebut mendapat respons keberatan dari warga. Pasalnya, lapangan itu selama ini menjadi sarana utama anak-anak untuk berlatih sepak bola, termasuk Sekolah Sepak Bola (SSB).

Baca Juga:Bersuara Volume 2 Hadir di Kebun Raya Bogor, Padukan Konser Musik dan Suasana Alam Slamet Trail Run 2026 Jadi Upaya Pulihkan Wisata Guci Tegal

Menurut Entis, lapangan sepak bola tersebut masih dibutuhkan karena banyak anak yang menggunakannya untuk berlatih.

“Informasi yang saya terima, warga keberatan. Lapangan ini kan sehari-hari dipakai anak-anak untuk latihan, ada kegiatan SSB juga. Kan banyak anak-anak lagi belajar sepak bola,” katanya.

Meski begitu, Entis menegaskan bahwa dirinya bukan menolak pembangunan secara keseluruhan. Ia hanya berharap keberadaan lapangan sepak bola tetap dipertahankan di tengah rencana penataan Taman Fitnes.

“Kalau saya mah tidak menolak pembangunan, pembangunan sih tidak bisa ditolak,” ucapnya.

0 Komentar