Paradise Indonesia juga menyiapkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai unit bisnis. Dengan demikian, program pendidikan ini diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi berlanjut melalui kegiatan pendampingan yang memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Salah satu unit bisnis yang mengambil bagian adalah 23 Paskal Shopping Center di Bandung. Rencana kontribusinya mencakup kegiatan seni, aktivitas menanam, serta pelibatan pengunjung dalam berbagai kegiatan sosial yang mendukung pendidikan.
Campaign, Experience & CRM Manager 23 Paskal Shopping Center, Indra Pratama Wicaksono, mengatakan bahwa keterlibatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pusat perbelanjaan itu untuk tumbuh bersama masyarakat.
Baca Juga:Kardinal Suharyo Tinjau IKN: Gereja Berwajah Inkulturasi Disiapkan Menjadi Basilika Pertama IndonesiaRatusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Warga Geruduk SPPG Kalijaga Cirebon dan Desak Penutupan
“Kami bangga dapat menjadi bagian dari inisiatif Future Maker yang dihadirkan Paradise Indonesia melalui pembangunan SLB Budi Mulia di Kabupaten Bandung. Bagi 23 Paskal, kolaborasi ini merupakan wujud komitmen kami untuk tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif,” ujar Indra.
Pihaknya percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Melalui sinergi bersama Paradise Indonesia, serta keterlibatan karyawan, pengunjung, dan komunitas, kami berharap inisiatif ini tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, tetapi juga membangun kepedulian dan dampak positif yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tambah Indra.
Libatkan Karyawan, Perluas Program ke Delapan Kota
Setelah membangun fondasi program pada 2026, Paradise Indonesia merencanakan perluasan keterlibatan unit bisnis di delapan kota pada 2027.
Pengembangan kegiatan nantinya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, masukan dari mitra, serta kesiapan setiap unit bisnis. Perusahaan juga akan mengintegrasikan pengukuran dampak untuk membantu mengevaluasi efektivitas program dan menjaga keberlanjutannya.
Keterlibatan karyawan menjadi salah satu elemen penting melalui Paradisers Employee Volunteer Program. Melalui program tersebut, karyawan dapat berkontribusi sesuai dengan waktu, keahlian, dan kemampuan yang dimiliki.
Bentuk partisipasinya beragam, mulai dari menyusun sumber belajar, berbagi keterampilan, membantu mendukung fasilitas sekolah, hingga mendampingi kegiatan siswa.
Baca Juga:Dies Natalis ke-72 UPI, Rektor Tegaskan Target Melesat Berdampak: Bidik 5 Subjek Masuk Ranking DuniaYORUN 2026 Siapkan Mobil Listrik dan 7 Motor Yamaha Filano, Rizky Febian Siap Meriahkan Acara
Sejumlah kegiatan yang direncanakan untuk 2027 meliputi permainan sensorik, olahraga edukatif, aktivitas bersama orang tua, berbagi keterampilan dengan guru, sesi bercerita, serta kelas seni dan budaya. Ragam kegiatan tersebut akan disesuaikan agar dapat diikuti siswa berdasarkan kebutuhan masing-masing.
