Yonarmed 4/Parahyangan Gagalkan Penyelundupan di Perbatasan, Pangdam III/Siliwangi Beri Apresiasi

Pangdam Siliwangi
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih memberikan apresiasi kepada Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan yang berhasil menggagalkan berbagai kasus penyelundupan di perbatasan.
0 Komentar

BANDUNG – Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., memberikan apresiasi kepada personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan atas keberhasilan menggagalkan berbagai kasus narkoba, penyelundupan minuman keras, senjata, bahan bakar minyak (BBM), dan munisi selama bertugas.

Apresiasi disampaikan dalam upacara penyambutan personel purna tugas operasi Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Serka Dedy Unadi, Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh Nomor 69, Bandung, Selasa (20/10/2026).

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta kesungguhan yang telah kalian tunjukkan selama melaksanakan tugas,” ujar Pangdam.

Baca Juga:HUT ke-62 Golkar: Kader Jabar Perkuat Pengabdian dan Regenerasi di TMP CikutraOno Surono Ungkap Alasan Kemendagri Tolak Pinjaman Rp3,4 T Pemprov Jabar

Berdasarkan laporan satuan, satgas berhasil menggagalkan lima kasus narkoba dengan barang bukti 520,1 gram; 36 kasus penyelundupan minuman keras sebanyak 8.484 botol/kaleng; serta 14 kasus penyelundupan senjata dengan 14 pucuk senjata.

Selain itu, satgas juga menggagalkan dua kasus penyelundupan BBM sebanyak 1.800 liter, tujuh kasus penyelundupan munisi sebanyak 874 butir, dan satu kasus pertambangan ilegal dengan barang bukti tiga unit ekskavator.

Pangdam menilai capaian tersebut mencerminkan kewaspadaan, kerja keras, dan kekompakan personel di wilayah operasi. Keberhasilan itu juga ditopang kemampuan prajurit membangun hubungan baik dengan masyarakat serta menjaga kehormatan TNI AD.

“Tugas pengamanan perbatasan bukanlah tugas yang ringan,” tegas Kosasih.

Ia mengingatkan agar keberhasilan tidak membuat personel berpuas diri. Pengalaman penugasan harus dijadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan, disiplin, dan kesiapsiagaan menghadapi tugas berikutnya.

Pangdam juga mengarahkan personel segera melakukan konsolidasi menyeluruh setelah kembali ke satuan. Konsolidasi mencakup pemeriksaan kondisi prajurit, inventarisasi senjata, munisi, dan perlengkapan agar semuanya tercatat, aman, lengkap, serta dapat dipertanggungjawabkan. Pemeriksaan kesehatan dan pemulihan kondisi prajurit juga menjadi prioritas, diikuti penyesuaian bertahap dengan rutinitas satuan sambil tetap menjaga disiplin dan kesiapan.

Pangdam menyampaikan penghargaan kepada keluarga prajurit atas doa dan dukungan selama penugasan. “Selamat kembali ke home base dan selamat berkumpul bersama keluarga. Gunakan waktu ini untuk memulihkan kondisi, mempererat kebersamaan, serta mempersiapkan diri menghadapi tugas dan tanggung jawab selanjutnya,” tutup Pangdam. (bbs)

0 Komentar