Perkuat Kerja Sama Pangan, Sespimma Polri Angkatan ke-76 Gelar FGD dengan Dispakan Kabupaten Bandung

Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimma) Polri Angkatan ke-76 Tahun Anggaran 2026 menggelar
Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimma) Polri Angkatan ke-76 Tahun Anggaran 2026 menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) Kabupaten Bandung di Soreang, Selasa (20/10/2026). Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimma) Polri Angkatan ke-76 Tahun Anggaran 2026 menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) Kabupaten Bandung di Soreang, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kerja sama lintas instansi dalam menjaga ketersediaan pangan dan mengawasi distribusi bahan pokok penting.

FGD tersebut membahas optimalisasi kerja sama Satgas Pangan Polri dengan Dispakan Kabupaten Bandung untuk meningkatkan efektivitas pengawasan distribusi dan ketersediaan bahan pokok penting dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Baca Juga:Cegah Kejahatan Sejak Dini, Kapolres Tasikmalaya Turun ke Jalan Sosialisasikan Call Center 110Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing, Gubernur Ahmad Luthfi Terus Upayakan Pemadaman

Perwira Pengawas Kegiatan, Kombes Pol Efrianza, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta didik Sespimma Polri untuk menggali informasi langsung dari pemerintah daerah mengenai kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, koordinasi antara kepolisian dan instansi terkait diperlukan agar pengawasan distribusi pangan berjalan lebih efektif. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat membantu mengantisipasi persoalan pasokan maupun distribusi bahan pokok yang berpotensi memengaruhi kondisi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menggali informasi secara langsung mengenai kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Bandung, termasuk distribusi dan ketersediaan bahan pokok penting. Harapannya, kerja sama antara Satgas Pangan Polri dan pemerintah daerah dapat semakin optimal,” ujar Efrianza.

Dalam diskusi tersebut, peserta didik menggali informasi mengenai kondisi produksi, pasokan, dan rantai distribusi pangan di Kabupaten Bandung. Berbagai tantangan dalam menjaga ketersediaan bahan pokok juga menjadi bagian dari pembahasan untuk memperoleh gambaran mengenai situasi di lapangan.

Kerja sama pengawasan pangan dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi, kelangkaan barang, hingga lonjakan harga kebutuhan pokok. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat berdampak pada stabilitas keamanan dan ketertiban.

Melalui FGD ini, koordinasi antara Satgas Pangan Polri dan Dispakan Kabupaten Bandung diharapkan semakin kuat, terutama dalam pertukaran informasi, deteksi dini terhadap potensi masalah pangan, serta pengawasan distribusi bahan pokok penting.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari pihak Sespimma Polri kepada perwakilan Dispakan Kabupaten Bandung sebagai simbol hubungan baik dan penguatan kerja sama antarlembaga.

0 Komentar