Wisuda 7.218 Lulusan, Rektor UPI Tekankan Pentingnya Soft Skill dan Kemandirian Hadapi Dunia Kerja

Wisuda 7.218 Lulusan, Rektor UPI Tekankan Pentingnya Soft Skill dan Kemandirian Hadapi Dunia Kerja
Wisuda 7.218 Lulusan, Rektor UPI Tekankan Pentingnya Soft Skill dan Kemandirian Hadapi Dunia Kerja
0 Komentar

JABAR EKSPRES– Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mewisuda sebanyak 7.218 lulusan dalam Wisuda Gelombang IV Tahun 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Oktober 2026.

Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga memperkuat keterampilan nonteknis atau soft skills untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Prosesi wisuda digelar di Gedung Gymnasium UPI, Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229, Kota Bandung. Ribuan lulusan dari berbagai program pendidikan mengikuti rangkaian kegiatan yang dibagi ke dalam empat hari pelaksanaan.

Baca Juga:Api Lahap Rumpun Bambu dan Pandai Besi di Singaparna, Lalu Lintas Tasikmalaya–Garut TergangguIsuzu Festival 2026 Hadir Menyapa Isuzu Partner di Seluruh Indonesia

Pada hari pertama, Selasa (13/10/2026), sebanyak 1.985 wisudawan mengikuti prosesi. Jumlah tersebut dilanjutkan dengan 1.867 wisudawan pada Rabu (14/10/2026), kemudian 1.978 wisudawan pada Kamis (15/10/2026), dan 1.388 wisudawan pada Jumat (16/10/2026).

Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa pelaksanaan wisuda hari pertama berlangsung dengan lancar. Ia berharap pencapaian akademik yang diraih para lulusan dapat menjadi bekal untuk melangkah ke tahap kehidupan berikutnya, baik dalam meniti karier maupun berkontribusi di tengah masyarakat.

“Insyaallah mereka akan bisa berkiprah di masa yang akan datang,” ujar Prof. Didi dalam wawancara di sela kegiatan wisuda.

Menurut Prof. Didi, kelulusan dari perguruan tinggi merupakan awal bagi para alumni untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari sekaligus membuktikan kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, lulusan perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Soft Skill Jadi Bekal Penting Memasuki Dunia Kerja

Penguasaan kompetensi sesuai bidang keilmuan tetap menjadi salah satu modal utama bagi lulusan perguruan tinggi. Namun, kemampuan akademik saja dinilai belum cukup untuk menunjang keberhasilan seseorang ketika memasuki lingkungan profesional.

Para lulusan juga perlu memiliki keterampilan nonteknis yang dapat mendukung cara mereka bekerja, berkomunikasi, mengambil keputusan, serta membangun hubungan dengan orang lain.

Prof. Didi menyoroti sejumlah kemampuan yang perlu dikembangkan, mulai dari kepemimpinan, pengelolaan emosi, hingga kemampuan membangun jejaring atau networking. Keterampilan tersebut dinilai dapat membantu lulusan menghadapi dinamika pekerjaan dan membuka peluang karier pada masa mendatang.

0 Komentar