Api Lahap Rumpun Bambu dan Pandai Besi di Singaparna, Lalu Lintas Tasikmalaya–Garut Terganggu

Kebakaran Hebat di Cintawana, Dapur Bambu dan Bangunan Pandai Besi Dilalap Api
Kebakaran Hebat di Cintawana, Dapur Bambu dan Bangunan Pandai Besi Dilalap Api
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Cintawana, tepatnya di dekat eks Rumah Makan Asep Stroberi, Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (17/10/2026) petang. Kobaran api dengan cepat membesar hingga melahap rumpun bambu dan bangunan yang digunakan untuk usaha pandai besi.

Api diduga bermula dari aktivitas membakar sampah di sekitar lokasi. Namun, keberadaan ilalang kering yang memenuhi area tersebut membuat api cepat menjalar dan sulit dikendalikan.

Kobaran api kemudian merembet ke dapuran bambu. Banyaknya bambu kering di lokasi membuat api semakin membesar dan meluas hingga menyambar bangunan usaha pandai besi.

Baca Juga:Isuzu Festival 2026 Hadir Menyapa Isuzu Partner di Seluruh IndonesiaBupati Cecep Siapkan Sebagian Eks Kantor Setda Jadi Lahan Parkir, Bidik Sumber PAD Baru

Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Petugas gabungan juga melakukan upaya penanganan agar api tidak terus merembet ke area lain.

Hingga pukul 18.40 WIB, kebakaran masih berlangsung. Besarnya kobaran api turut berdampak terhadap arus lalu lintas di jalur utama penghubung Tasikmalaya–Garut.

Arus kendaraan dari kedua arah sempat lumpuh total akibat penanganan kebakaran dan kondisi di sekitar lokasi. Beruntung, petugas kepolisian lalu lintas segera turun tangan melakukan pengaturan kendaraan untuk mengurai kepadatan, terlebih peristiwa terjadi pada jam sibuk.

Ketua Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi.

Menurut Jembar, petugas Tagana turut melakukan sejumlah langkah penanganan di lokasi, termasuk sterilisasi area untuk membantu mencegah api meluas ke kawasan sekitarnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Dugaan bahwa api berasal dari aktivitas membakar sampah masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai total kerugian maupun kemungkinan adanya korban dalam peristiwa tersebut. (Hen)

0 Komentar