PNM Klaim Perkuat UMKM Cimahi, Keberhasilan Tak Cukup Diukur dari Penyaluran Modal

PNM Klaim Perkuat UMKM Cimahi, Keberhasilan Tak Cukup Diukur dari Penyaluran Modal
PNM Klaim Perkuat UMKM Cimahi, Keberhasilan Tak Cukup Diukur dari Penyaluran Modal
0 Komentar

Namun, pemberdayaan yang dilakukan PNM tidak hanya bertumpu pada pemberian modal. Perusahaan mengembangkan tiga pilar utama, yaitu modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Ketiganya diwujudkan melalui pembiayaan, pelatihan, serta pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus kesejahteraan nasabah dan keluarganya.

Hingga 2026, PNM tercatat telah memberikan program pemberdayaan dan pelatihan kepada 8,5 juta nasabah di seluruh Indonesia.

Di Kota Cimahi, PNM mengoperasikan lima unit Mekaar dan satu unit Ulam. Layanan tersebut menjangkau sekitar 20.500 nasabah dengan dukungan kurang lebih 100 AO pendamping. Nilai pembiayaan berjalan atau *outstanding* di wilayah ini mencapai sekitar Rp80 miliar.

Baca Juga:Playlist Rewind 2026 Comeback di Bandung, Gandeng Playmaker, Peterpan hingga Burgerkill Siap Tampil!Sidang Teddy Darmansyah Kembali Digelar, Korban Akui Kerugian Membengkak

Sepanjang 2026, PNM juga menjalankan sejumlah kegiatan untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM di Cimahi. Program tersebut mencakup pelatihan reguler Mekaar bertajuk membina dan memberdayakan nasabah yang dilaksanakan di sejumlah kecamatan pada triwulan pertama.

PNM turut mengadakan pelatihan digitalisasi usaha yang berfokus pada pemasaran dan pemanfaatan kanal digital untuk memperluas jangkauan pasar. Pelaku usaha juga mendapatkan pembinaan terkait standardisasi produk keripik, perizinan usaha, serta pengemasan dan penguatan merek.

“Selain pelatihan, PNM menggelar bazar Ramadan di Kelurahan Padasuka. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membuka ruang promosi bagi produk usaha nasabah agar lebih dikenal masyarakat,” kata Danang.

Program lainnya adalah pertemuan komunitas bisnis yang berfungsi sebagai wadah bagi nasabah untuk mempererat hubungan, berbagi pengalaman, memperluas jaringan, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan usaha.

Danang menegaskan, PNM akan terus memperluas manfaat pemberdayaan bagi pelaku UMKM, termasuk di Kota Cimahi. Melalui kombinasi pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan.

“Nasabah diharapkan mampu mengembangkan bisnis secara lebih mandiri, meningkatkan daya saing, dan membawa usahanya naik kelas,” tukas Danang. (Mong)

Laman:

1 2
0 Komentar