JABAR EKSPRES – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) akan beroperasi secara serentak pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Hal itu disampaikan Zulhas saat meninjau tiga KDMP di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yakni KDMP Purbayan, Kadilangu, dan Menuran, bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Selasa.
“Kita pastikan kesiapan koperasi ini satu per satu. Pengelolaannya harus baik, layanan kepada masyarakat berjalan, dan manfaatnya dalam menyalurkan barang-barang subsidi bisa dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya, dikutip Rabu (14/10).
Baca Juga:Bantah Daya Beli Melemah, Wamenko Ekonomi: Hanya Pergeseran KonsumsiIni Penyebab Harga Minyak Mentah RI Naik hingga 23,38 dolar AS per Barel!
Menurutnya, kemampuan pengelola menjalankan usaha serta menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat juga menjadi modal penting dalam menjalankan salah satu program strategis nasional itu.
Untuk itu, kata dia, KDMP disiapkan untuk mendukukng distribusi kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, seperti beras SPHP, minyak goreng, LPG 3 kg, serta pupuk bersubsidi.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, pemerintah juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan beras seharga Rp12.500 per kg guna membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau.
Selain itu, Zulhas juga menekankan peran KDMP itu dapat menjadi sarana pemasaran hasil pertanian warga, sekaligus menghubungkan petani dengan Perum Bulog untuk penyerapan gabah.
“Petani jangan sampai menjual gabah di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. Nanti kalau desa itu ada panen, koperasi bisa membeli gabah dengan harga bagus, Rp6.500 per kg untuk kemudian diserap Bulog,” kata Zulhas.
Melalui mekanisme tersebut, pihaknya bergarap agar kehadiran koperasi ini dapat membantu petani memperoleh kepastian pasar sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak.
Dari sisi kesiapan distribusi pangan, Perum Bulog melaporkan sebanyak 1.985 KDMP telah masuk dalam cakupan pelayanannya, terdiri atas 736 koperasi yang telah menerima pelayanan beras SPHP, dan 1.249 koperasi lainnya yang masih dalam proses pelayanan.
