“Masyarakat sekarang sudah bisa melaporkan langsung ke BGN,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak 18 siswa SDN Garuda di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG yang dipasok dari SPPG Panyandaan. Kejadian tersebut berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni pada Selasa hingga Rabu, 29-30 September 2026.
Kepala SDN Garuda, Apud Sukirman, menyebutkan, 10 siswa mengalami keluhan pada Selasa (29/9), sedangkan delapan siswa lainnya mengalami kondisi serupa pada Rabu (30/9).
Baca Juga:14 Siswa Tumbang Usai Santap MBG, SPPG Panyandaan-KBB Akui Ada Kesalahan PengolahanDua Kali Tersandung Dugaan Keracunan, SLHS SPPG Panyandaan Terancam Dicabut
Diketahui, pada 14 Oktober 2025 lalu, ratusan siswa dari SMPN 1 Cisarua, SDN Garuda, dan SMKN 1 Cisarua juga mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG dari SPPG Panyandaan. Para siswa saat itu harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit dan puskesmas. (Wit)
