Oprasi Antik Lodaya 2026 Selama 10 Hari, Seribu Lebih Personel Dikerahkan Polda Jabar 

Oprasi Antik Lodaya 2026 Selama 10 Hari, Seribu Lebih Personel Dikerahkan Polda Jabar 
Dok. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ribuan personel telah dikerahkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) untuk melaksanakan kegiatan Operasi Antik Lodaya 2026 selama 10 hari ke depan.

Kegiatan operasi yang telah dimulai pada 7 Oktober dan berakhir 16 Oktober 2026 nanti, menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, sengaja dilakukan untuk menanggulangi penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif ilegal lainnya di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

“Operasi ini merupakan bentuk komitmen tegas kami dalam memberantas peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya demi menciptakan kondisi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif di wilayah Jawa Barat,” katanya, Senin, (12/10).

Baca Juga:Diduga Terlibat, Polda Jabar selidiki Dugaan Kasus Penipuan yang Menyeret Anggota DPRD Kota Bogor Polda Jabar Usut Dugaan Penipuan Catering yang Cirebon Dilakukan Suami Anggota DPRD Kab. Cirebon

Dalam kegiatan tersebut, Hendra mengatakan sebanyak 1.112 personel dengan rincian 922 dari seluruh polres jajaran dilibatkan selama kegiatan operasi berlangsung.

Hendra mengaku dalam kegiatan operasi ini juga, jajaranya telah mengunci puluhan target buruan dengan total sebanyak 47 target operasi (TO) yang ditetapkan sebagai sasaran utama pengungkapan oleh Polda Jawa Barat dan jajarannya.

Maka dari dengan adanya kegiatan ini, Hendra menuturkan penyalahgunaan narkotika hingga zat adiktif ilegal lainnya di wilayah Jawa Barat dapat dicegah.

“Kami (akan) mengedepankan tindakan penegakan hukum secara terukur yang didukung penuh oleh kegiatan preemtif dan preventif di lapangan,” pungkasnya.(San).

0 Komentar