Laura Theux dan Arie Andika Bongkar Tantangan Syuting Alas Roban The Series, Ada Horor hingga Drama Keluarga

Laura Theux dan Arie Andika Bongkar Tantangan Syuting Alas Roban The Series, Ada Horor hingga Drama Keluarga
Laura Theux dan Arie Andika Bongkar Tantangan Syuting Alas Roban The Series, Ada Horor hingga Drama Keluarga
0 Komentar

JABAR EKSPRES– Kisah mistis jalur legendaris Alas Roban, Jawa Tengah, kembali diangkat ke layar kaca melalui serial terbaru ANTV, Alas Roban The Series. Tak sekadar menghadirkan teror supranatural, serial produksi Unlimited Production ini juga meramu drama keluarga, percintaan, hingga perjuangan seorang ibu dalam menghadapi misteri yang mengancam keselamatan keluarganya.

Menjelang penayangannya, ANTV menghadirkan dua pemainnya, Laura Theux dan Arie Andika, untuk menyapa warga Bandung dalam rangkaian promosi pada Minggu (11/10/2026).

Keduanya berbagi cerita mengenai pengalaman membintangi serial horor tersebut, termasuk tantangan mendalami karakter dan menjalani proses syuting di tengah kisah yang lekat dengan legenda mistis.

Baca Juga:Siswi SMK di Tasikmalaya Hilang Misterius, Polisi Turun TanganTarget Tambah Kursi di Pemilu 2029, PKB Tasikmalaya Siapkan 5.096 Pengurus Ranting

Serial Alas Roban The Series dijadwalkan tayang mulai Senin, 19 Oktober 2026, pukul 20.15 WIB di ANTV. Kehadirannya diharapkan memberikan pengalaman menonton yang berbeda melalui perpaduan cerita horor, misteri, dan konflik emosional antartokoh.

Laura Theux mengaku senang mendapat kesempatan untuk terlibat dalam proyek tersebut. Selain memiliki cerita yang menarik, dukungan sutradara dan jajaran pemain turut menjadi pertimbangannya untuk bergabung.

“Senang banget bisa terlibat di sini juga, karena ceritanya bagus, sutradaranya juga oke,” ujar Laura.

Menurut Laura, tantangan membintangi serial berbeda dengan film layar lebar. Dalam format serial, para pemain harus mengikuti perkembangan cerita dari satu episode ke episode berikutnya. Konflik yang muncul pun bisa berkembang di luar dugaan, sehingga pemain perlu terus menyesuaikan diri dengan dinamika cerita.

“Kalau di serial, kita tidak tahu konflik episode berikutnya ada di mana saja dan kejutan apa yang muncul di setiap episodenya,” katanya.

Ia menambahkan, format serial memberikan ruang lebih luas untuk mengeksplorasi karakter. Setiap tokoh tidak hanya hadir untuk menjalankan alur utama, tetapi juga memiliki latar belakang, persoalan, dan perjalanan emosional yang turut membentuk cerita.

“Kalau di film, ceritanya selesai dalam sekitar dua jam. Kalau di serial, semuanya lebih diperjelas, didalami, dan dibuat lebih detail. Setiap karakter punya backstory masing-masing,” jelasnya.

Arie Andika Tak Alami Kejadian Mistis saat Syuting

0 Komentar