Jawa Barat Kebanjiran Kucuran Program Rutilahu Pusat, Tembus 49 Ribu Unit

Permukiman padat penduduk di Kota Bandung (son)
Permukiman padat penduduk di Kota Bandung (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jawa Barat dapat kucuran bombastis untuk program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Program dari pemerintah pusat itu tembus 49 ribu unit.

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman menjelaskan kucuran itu adalah program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).Total untuk Jawa Barat pada 2026 ini tembus 49.299 unit.

Alokasi itu menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah tersebut melonjak hampir delapan kali lipat karena sebelumnya hanya mencapai 6.367 unit. “Jadi hampir delapan kali lipat, ” ucapnya dalam keterangan, Kamis (8/10).

Baca Juga:Renovasi Stadion Kaliki Dilanjutkan, Aktivis dan KONI Desak Standar PSSICegah Risiko Gempa, Rapid Indonesia, Semut Tangsel, dan IEA Edukasi Siswa PKBM Binar

Herman melanjutkan, program dalam pagu Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) itu menyasar rutilahu di Kabupaten Kota Jawa Barat. Alokasi tiap unitnya Rp 20 juta.

Itu untuk keperluan perbaikan hunian. Misalnya atap, dinding dan sebagainya agar hunian masyarakat lebih layak.

Dengan peningkatan kuota tersebut, program perbaikan rumah warga kini memiliki daya jangkau yang jauh lebih besar. Herman mencontohkan Kabupaten Subang yang tahun ini memperoleh alokasi 1.332 unit BSPS. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mendapatkan 225 unit.

Menurutnya program BSPS bukan sekadar soal menambah jumlah bantuan, tetapi memastikan masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapatkan manfaat dari program perumahan tersebut. Hingga saat ini, dari total alokasi 49.299 unit BSPS untuk Jawa Barat, sebanyak 13.432 unit telah terealisasi.

Di sisi lain, dukungan pemerintah terhadap sektor perumahan juga diperkuat melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Program tersebut telah berjalan sejak 2025 dengan total penyaluran hingga saat ini mencapai Rp115 miliar kepada 208 debitur dari total 456 debitur. (son)

0 Komentar