Listrik Andal Jadi Sinyal Positif bagi Investasi

Listrik Jampang Kulon Dinilai Berpotensi Tarik Investasi di Selatan Jawa Barat
Ilustrasi listrik di Jampang Kulon. Pixabay
0 Komentar

Dalam skema tersebut, PLN memiliki peran dalam mengintegrasikan sumber energi dengan sistem kelistrikan sekaligus menjaga keandalan pasokan kepada pelanggan.

Kebutuhan terhadap energi yang lebih rendah emisi juga mulai berkembang di Jawa Barat seiring aktivitas industri yang cukup besar. PLN telah menyediakan Renewable Energy Certificate (REC) sebagai salah satu pilihan bagi pelanggan untuk mendukung penggunaan energi terbarukan. PLN juga sebelumnya menyiapkan pasokan energi hijau bagi fasilitas H&M Group di Jawa Barat melalui skema Green Energy as a Service.

Menurut Tata, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan industri terhadap listrik semakin kompleks. Perusahaan tidak hanya mempertimbangkan ketersediaan energi, tetapi juga aspek keberlanjutan dan target pengurangan emisi.

Baca Juga:Program LUTD PLN UID Jabar Dinilai Bantu Perluas Akses Listrik, Keberlanjutan Perlu DiperkuatSADESSA Jadi Investasi SDM Desa, Puluhan Mahasiswa Tasikmalaya Dapat Kuliah Gratis

Karena itu, menurutnya, pengembangan sistem kelistrikan perlu berjalan beriringan dengan pertumbuhan industri dan kebutuhan energi bersih.

Dalam konteks tersebut, PLN UID Jawa Barat memiliki posisi penting dalam memastikan kebutuhan listrik pelanggan industri dapat dilayani sekaligus membuka ruang bagi pemanfaatan energi terbarukan.

Dengan kebutuhan listrik yang terus berkembang, integrasi energi terbarukan ke dalam sistem kelistrikan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan sekaligus mendukung daya saing industri di tengah perubahan menuju ekonomi rendah emisi.

Laman:

1 2
0 Komentar