Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
0 Komentar

Dalam memperkuat konektivitas infrastruktur gas bumi, PGN juga mengoptimalkan pemanfaatan Pipa Transmisi Cirebon–Semarang (Cisem), FSRU, LNG Hub, serta pengembangan infrastruktur LNG lainnya. Penguatan konektivitas tersebut diarahkan untuk meningkatkan fleksibilitas dan keandalan pasokan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas bumi yang telah tersedia.

Sejalan dengan itu, PGN mulai mempersiapkan infrastruktur agar semakin adaptif terhadap perkembangan sumber energi masa depan. Salah satunya melalui pengembangan injection point yang dapat mendukung penyaluran gas dari sumber energi alternatif seperti Coal Bed Methane (CBM) dan biomethane di Sumatera Selatan.

“Transformasi energi membutuhkan infrastruktur yang semakin terintegrasi dan adaptif. Karena itu, PGN tidak hanya memperkuat infrastruktur yang ada, tetapi juga mempersiapkannya agar dapat mengakomodasi sumber energi yang semakin beragam. Langkah ini penting untuk memperkuat fleksibilitas pasokan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional dalam jangka panjang,” jelas Arief.

Baca Juga:Bukan Sekadar Penghargaan, Inovasi Satlantas Polres Tasikmalaya Berbuah Apresiasi Polda hingga PolriListrik Jampang Kulon Dinilai Berpotensi Tarik Investasi di Selatan Jawa Barat

Transformasi tersebut juga didukung digitalisasi dalam pengelolaan infrastruktur gas bumi. PGN antara lain mengoperasikan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) untuk memantau, mengontrol, dan mengelola jaringan gas bumi secara real-time dari jarak jauh. Integrasi data operasional melalui sistem tersebut mendukung pengambilan keputusan berbasis data, efisiensi operasional, serta keandalan penyaluran gas bumi kepada pelanggan.

Di sisi lingkungan, PGN mengintegrasikan mitigasi perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, serta aspek keselamatan dan keamanan dalam penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh kegiatan operasional perusahaan.

PGN juga terus menjaga keandalan dan keselamatan infrastruktur gas bumi nasional, mulai dari jaringan pipa transmisi dan distribusi sepanjang lebih dari 33.000 kilometer hingga berbagai fasilitas CNG dan LNG. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi energi ke berbagai sektor pelanggan sekaligus memperluas pemanfaatan gas bumi di berbagai wilayah.

“Upaya dekarbonisasi harus berjalan seiring dengan keandalan dan keselamatan operasional. Karena itu, PGN terus mendorong inovasi yang dapat menekan emisi dan meningkatkan efisiensi, dengan tetap memastikan seluruh infrastruktur dan layanan gas bumi beroperasi secara andal serta memenuhi standar keamanan dan keselamatan,” ujar Arief.

0 Komentar