Namun, warga RT 03 masih mengalami keterbatasan air bersih. Endang berharap hujan kembali turun secara merata agar sumber-sumber air warga segera terisi. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat terhadap distribusi air bersih dapat berkurang.
Salah seorang warga RT 02/03 Dusun Cikole Kulon, Lina Herlina, mengatakan bantuan air bersih sangat membantu warga yang terdampak kemarau panjang.
“Alhamdulillah membantu semua masyarakat yang memang kekurangan air karena memang kemarau yang cukup panjang,” kata Lina.
Baca Juga:Tanpa Inez di Championship, Penabur Cirebon Temukan Senjata Baru Jelang Final DBL West JavaSempat Terancam Comeback, Fivers Singkirkan Trimulia dan Tembus Final DBL West Java
Menurut Lina, warga biasanya menggunakan air bantuan untuk mandi dan mencuci peralatan makan. Namun, satu kali distribusi air umumnya hanya mencukupi kebutuhan selama sekitar tiga hari. Karena itu, warga berharap distribusi air dapat dilakukan secara rutin, maksimal tiga hari sekali.
Lina mengatakan sumur di sekitar rumahnya mulai mengalami kekeringan sejak sekitar Juni. Untuk mencuci pakaian, ia terkadang harus berjalan menuju Sungai Citanduy yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari rumahnya. “Kalau cuci baju biasanya ke sungai atau ke sumur yang masih ada airnya. Minta ke tetangga,” katanya.
Ia menyebut kondisi air Sungai Citanduy terkadang keruh. Lina juga mengaku warga menemukan kotoran atau hewan kecil di dalam air yang menurutnya diduga berkaitan dengan aktivitas pabrik tahu di sekitar sungai.
Meski demikian, warga masih memanfaatkan air sungai untuk mencuci pakaian. Sementara untuk minum dan memasak, Lina memilih membeli air galon isi ulang dengan harga sekitar Rp5.000.
Bantuan air bersih yang diterima warga Cijulang hingga Selasa merupakan distribusi ketiga. Lina mengapresiasi pemerintah desa dan instansi terkait yang terus membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat selama kemarau.
“Untuk seluruh aparat desa dan instansi terkait saya ucapkan terima kasih atas bantuan air bersihnya. Semoga apa yang telah diberikan kepada kami semua bermanfaat dan juga menjadi amal kebaikan,” tuturnya. (CEP)
