Cepi menambahkan, penurunan produksi dapat berpengaruh terhadap pasokan sayuran yang masuk ke pasar. Namun, pergerakan harga tetap bergantung pada jenis komoditas serta kondisi permintaan dan ketersediaan barang.
“Kalau produksinya berkurang, pasokan ke pasar juga ikut berkurang. Tapi untuk harga, setiap sayuran memang berbeda, tergantung kondisi barang dan permintaannya,” ujarnya.
Meski pasokan air mulai terbatas, Cepi menilai kondisi kemarau tahun ini masih relatif normal. Hujan masih sesekali turun di sejumlah wilayah Lembang sehingga kondisi lahan pertanian belum sampai mengalami kekeringan ekstrem.
Baca Juga:Permintaan Sayur di Lembang Anjlok, Omzet Pedagang Turun hingga 60 PersenRibuan Orang Berkumpul di Alun-Alun Cimahi, Doa Hujan Dipanjatkan di Tengah Kemarau Panjang
“Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kekeringannya masih relatif normal. Tidak sampai ekstrem,” pungkasnya. (Wit)
