JABAR EKSPRES – Sebanyak 115 PNS Cimahi yang akan memasuki masa purnabakti mendapat pembekalan dari Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi.
Pembekalan PNS Cimahi tersebut mencakup administrasi kepegawaian, hak purnabakti, pengelolaan keuangan, hingga persiapan menjalani kehidupan setelah tidak lagi aktif sebagai aparatur sipil negara.
Para peserta merupakan PNS yang akan memasuki masa purnabakti terhitung mulai 1 Oktober 2026 hingga Juni 2027. Kegiatan pembekalan purnabakti PNS Cimahi itu berlangsung selama dua hari dengan metode daring dan luring.
Baca Juga:Kemenkes Janjikan 40 Unit X-Ray Mobile untuk Kabupaten Tasikmalaya, Disebar ke Semua KecamatanTemui Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Gibran dan Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Warga
Materi yang diberikan BKPSDMD Kota Cimahi tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi pensiun. Para calon pensiunan juga dibekali pemahaman mengenai kesiapan finansial, kesehatan, mental, serta aktivitas yang dapat dilakukan setelah meninggalkan rutinitas kedinasan.
Kepala BKPSDMD Kota Cimahi Siti Fatonah mengatakan, masa purnabakti PNS Cimahi tidak semata-mata menjadi penanda berakhirnya masa kerja sebagai ASN. Menurutnya, purnabakti merupakan fase peralihan menuju kehidupan bermasyarakat yang perlu dipersiapkan secara matang.
“Pembekalan ini memiliki beberapa tujuan, antara lain memberikan wujud kepedulian, perhatian, dan apresiasi tertinggi dari Pemkot Cimahi atas kesetiaan, loyalitas, dan kinerja selama menjalankan tugas sebagai ASN,” ujar Siti, Selasa (29/9/2026).
Siti menjelaskan, salah satu materi utama dalam pembekalan PNS Cimahi berkaitan dengan proses administrasi dan hak yang akan diterima ketika memasuki masa purnabakti.
Pemahaman mengenai administrasi pensiun tersebut dinilai penting agar calon pensiunan mengetahui tahapan yang harus disiapkan sejak awal. Dengan demikian, proses peralihan dari pegawai aktif menjadi pensiunan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar.
“Tujuan lainnya adalah memberikan informasi mengenai proses administrasi dan hak purnabakti,” ucapnya.
Selain persoalan administrasi, BKPSDMD Kota Cimahi juga memberikan perhatian terhadap kesiapan finansial para calon pensiunan. Pengelolaan keuangan setelah pensiun dinilai penting mengingat kondisi pendapatan setelah tidak lagi menjadi pegawai aktif akan mengalami perubahan.
Baca Juga:Dorong Ketahanan Energi Nasional, SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1 di WK Pekawai
Melalui pembekalan tersebut, para PNS Cimahi diharapkan mampu menyusun perencanaan keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Kesiapan finansial menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi masa purnabakti secara mandiri.
