Pembekalan purnabakti PNS Cimahi juga diarahkan untuk mendorong para calon pensiunan tetap produktif setelah meninggalkan lingkungan pemerintahan. Mereka diharapkan masih dapat berkontribusi melalui kegiatan sosial, komunitas maupun aktivitas lain yang sesuai dengan kemampuan dan minat.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Cimahi Mochamad Rony mengatakan, persiapan memasuki masa pensiun sebaiknya dilakukan sejak jauh hari. Salah satunya dengan mulai menentukan kegiatan yang akan dijalani setelah tidak lagi memiliki rutinitas kedinasan.
Menurut Rony, masa purnabakti justru dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai hobi dan aktivitas positif yang sebelumnya belum sempat dilakukan selama menjalankan tugas sebagai ASN.
Baca Juga:Kemenkes Janjikan 40 Unit X-Ray Mobile untuk Kabupaten Tasikmalaya, Disebar ke Semua KecamatanTemui Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Gibran dan Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Warga
“Memasuki purnabakti tentunya lebih leluasa untuk mulai belajar menjaga keseimbangan hidup, seperti merencanakan liburan, melakukan hobi, dan hal-hal yang memberi kebahagiaan,” kata Rony.
Rony juga mengingatkan para calon pensiunan PNS Cimahi agar tetap menjaga hubungan sosial setelah memasuki masa purnabakti. Perkembangan teknologi informasi saat ini, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan komunikasi dan memperluas aktivitas bersama masyarakat.
Teknologi tersebut dapat digunakan untuk membangun komunitas, menjaga silaturahmi, hingga merencanakan berbagai kegiatan bersama seperti reuni maupun perjalanan wisata.
Menurut Rony, persiapan menghadapi pensiun ASN tidak cukup hanya dengan memperhatikan persoalan administrasi dan finansial. Kesiapan tersebut juga perlu dibarengi dengan perhatian terhadap kesehatan serta kondisi mental.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, para calon purnabakti PNS Cimahi diharapkan dapat menjalani kehidupan setelah pensiun secara lebih mandiri, sehat, produktif, dan tetap memiliki aktivitas yang bermakna di tengah masyarakat. (Mong)
