JABAR EKSPRES – Jalan Kolonel Masturi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih bisa dilalui kendaraan meski perbaikan Jembatan Keramat tengah berlangsung.
Arus lalu lintas di lokasi diberlakukan sistem buka-tutup. Akses tersebut hanya diperuntukkan bagi sepeda motor dan mobil berukuran kecil, sedangkan bus dan kendaraan berukuran besar dilarang melintas selama pengerjaan.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengatakan rekayasa lalu lintas diterapkan untuk menjaga pekerjaan jembatan tetap berjalan sekaligus mengatur pergerakan kendaraan.
Baca Juga:Warga Keluhkan Rencana Penutupan Kolmas, Jalur Alternatif Dinilai Terlalu JauhJalan Kolmas Lembang Bakal Direkayasa Selama Pengerjaan Jembatan Keramat
“Perbaikan sudah berjalan, tetapi arus lalu lintas masih kita buka-tutup. Jadi kendaraan masih bisa melintas,” kata Gofur saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, pembatasan kendaraan dilakukan karena aktivitas pekerjaan masih berlangsung di bagian jembatan.
“Untuk sementara hanya sepeda motor dan mobil kecil yang bisa lewat. Bus dan kendaraan besar tidak bisa karena jembatan sedang dalam pengerjaan,” ujarnya.
Gofur menambahkan, personel Polsek Lembang dan Satlantas Polres Cimahi disiagakan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kepadatan, terutama saat volume kendaraan meningkat.
“Kita siagakan personel ketika arus kendaraan mulai ramai untuk melakukan pengaturan,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, perbaikan Jembatan Keramat dikerjakan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. Proyek tersebut telah dimulai sejak Juli 2026 dengan durasi pekerjaan 150 hari kerja atau hingga November 2026.
Nilai anggaran proyek yang tercantum pada papan informasi mencapai sekitar Rp4,6 miliar. (Wit)
