Selain memaparkan perkembangan segmen VIP, PINTU juga berkesempatan mendorong penguatan kolaborasi strategis antara PINTU dan Ondo Finance dalam menghadirkan lebih banyak pilihan aset tertokenisasi dan RWA bagi investor Indonesia. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PINTU untuk memperluas pilihan aset investasi digital yang dapat diakses masyarakat secara mudah, aman, dan sesuai dengan koridor regulasi yang berlaku di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin baik dengan Ondo Finance dalam menghadirkan lebih banyak pilihan aset tertokenisasi bagi pengguna PINTU. RWA membuka jalan bagi investor Indonesia untuk memiliki eksposur terhadap aset-aset kelas dunia, mulai dari saham global, indeks, hingga komoditas yang bisa didapat secara fractional dan terjangkau, tanpa harus keluar dari ekosistem yang teregulasi. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperluas pilihan investasi digital yang relevan dengan kebutuhan investor modern di Indonesia,” tambah Andy.
Secara global, tokenisasi aset dunia nyata (RWA) menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri aset crypto. Nilai aset RWA on-chain di luar stablecoin tercatat tumbuh sekitar empat kali lipat dalam setahun terakhir, mencapai kisaran USD 25 miliar hingga USD 35 miliar1, didorong oleh masuknya sejumlah institusi keuangan global seperti BlackRock dan Franklin Templeton. Tren yang positif ini disambut dengan baik dengan hadirnya kolaborasi strategis antara PINTU dan Ondo Finance untuk membuka lebih luas akses aset tertokenisasi.
Baca Juga:Kekayaan Intelektual Jadi Aset Baru UMKM untuk Akses Pembiayaan Rp10 TriliunKerja Sama Perikanan RI-China Buka 669 Lapangan Kerja di Perairan Arafura
Rania Rahardja, Senior Director Asia Pacific Ondo Finance, mengungkapkan, “Potensi tokenized real-world assets secara global sangat besar, dan Indonesia semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu pasar yang paling menarik di kawasan Asia Pasifik. Melalui kolaborasi dengan PINTU, kami menghadirkan saham dan ETF global secara onchain dengan aksesibilitas, likuiditas, dan transparansi yang lebih baik, sehingga memberikan investor Indonesia cara yang lebih sederhana untuk mengakses pasar global melalui platform yang tepercaya dan teregulasi. Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk bersama-sama membangun peluang yang lebih besar di Indonesia.”
PINTU tercatat sebagai salah satu pelopor yang mulai mencantumkan aset tertokenisasi Ondo sejak Desember 2025, diawali dengan hanya 4 token. Kini, jumlah tersebut telah berkembang menjadi hampir 50 token.
